Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

POLITIK Deklarasi di Sumba Barat Daya, “Harmoni” Gelar Ritus Adat Potong Kerbau 09 Feb 2018 06:43

Article image
Cagub NTT Benny K Harman memotong kerbau di Sumba Barat Daya. (Foto: Ist)
Benny Harman datang ke Sumba Barat Daya didampingi Bakal Calon Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni. Keduanya datang dalam rangka deklarasi paket dengan tagline “Harmoni.”

SUMBA BARAT DAYA, IndonesiaSatu.co -- Setelah mengundurkan diri dari kursi legislatif DPR, bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Benny K Harman mengunjungi Kabupaten Sumba Barat Daya.

Benny Harman datang ke Sumba Barat Daya didampingi Bakal Calon Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni. Keduanya datang dalam rangka deklarasi paket dengan tagline “Harmoni.”

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Benny menggelar ritus adat potong kerbau. Pemotongan hewan tersebut disaksikan undangan sebanyak 3.000 orang. Turut hadir dalam deklarasi dan ritual adat pasangan bakal calon tersebut pengurus partai pengusung yakni Partai Demokrat, PKS, dan PKPI ini.

Acara tersebut digelar di Gedung Serba Guna Aula Paroki Katedral, Sumba Barat Daya, Kamis (7/2/2018).

Sebagaimana dilansir Kompas.com, pada saat ritual adat, Benny diberikan pedang untuk memulai pemotongan hewan kerbau.

Dalam sambutannya, Benny menceritakan keseriusannya maju sebagai calon gubernur. Ia merasa terpanggil untuk membangun NTT.

Menurut Benny, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di NTT, terutama pembangunan, mensejahterakan masyarakat, dan meningkatkan perekonomian.

"Saya terpanggil untuk bagaimana meningkatkan pembangunan, bagaimana meningkatkan lapangan kerja. Jadi saatnya saya pulang kampung dan membuktikan agar NTT bisa lebih baik," tegas Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini.

Karena itu, untuk membuktikan keseriusannya membangun NTT, Benny lebih awal mundur dari DPR, meski KPU belum menetapkannya sebagai peserta Pilkada NTT 2018.

"Lebih enak saya memilih di Jakarta, tapi karena NTT rumah saya, makanya saya harus pulang kampung," ungkapnya.

--- Redem Kono

Komentar