Breaking News

POLITIK Demokrat Mantapkan Dukungan ke PAS-GUD di Pilkada Ngada 29 Jul 2020 21:03

Article image
GUD bersama beberpaa calon kepala daerah lain saat menerima SK dari Partai Demokrat, Rabu (29/7) di Jakarta.(Foto: ist)
"Kami tidak main-main atas dukungan tersebut. Kami yakin keduanya memiliki peluang paling besar menjadi bupati dan wakil bupati Ngada..."

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Partai Demokrat akhirnya memastikan dukungan pada pasangan Paulus Soli Woa (PAS) dan Gregorius Upi Dheo GUD) untuk maju dalam kancah pertarungan Pilkada Kabupaten Ngada pada tahun ini.

Kepastian tersebut diperoleh setelah partai yang didirikan oleh Mantan Presiden Susilo Bambang Yidhoyono tersebut menyerahkan SK dukungan kepada pasangan PAS-GUD pada hari ini, Rabu (29/7/2020) di Jakarta.

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat penyerahan SK menjelaskan bahwa dukungan itu dilakukan setelah partai melakukan analisa yang serius atas dinamika politik di Ngada dan peluang pasangan tersebut dalam memenangkan pertarungan.

“Kami tidak main-main atas dukungan tersebut. Kami yakin keduanya memiliki peluang paling besar menjadi bupati dan wakil bupati Ngada,” ujar Agus yang akrab disapa AHY.

Keputusan Partai Demokrat mengikuti langkah Partai Nasdem yang sudah lebih dulu menanadatangani SK dukungan bagi PAS-GUD pada pekan lalu.

Menurut Julie Laiskodat sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Nasdem wilayah Nusa Tenggara yang meliputi Bali, NTT dan NTB, partainya akan habis-habisan berjuang memenangkan PAS-GUD dalam pemilukada di Ngada kali ini.

Faktor Petahana

Baik Nasdem, maupun Demokrat sama-sama meyakini bahwa faktor petahana menjadin faktor yang sangat menentukan.

“Ketika seorang incumbent yang tidak memiliki kesalahan fatal maju dalam pemilu, maka.peluangnya akan sangat besar,” tegas Julie.

PAS-GUD adalah pasangan ketiga yang sudah pasti akan maju setelah satu pasangan independen yang sudah menenuhi persyaratan KPUD Ngada dan dua pasangan lain yang mendapatkan dukungan resmi dari partai politik.

Pasangan independen tersebut adalah pasangan Fridus Muga -Herman Say (paket Firman).

Sementara itu, Partai PAN dan Hanura lebih dulu mengamankan pasangan Kristo Loko dan Emanuel Dopo (Credo) untuk lolos sebagai kontestan dalam pertarungan tersebut ditambah pasangan Andreas Paru (Golkar) dan Ray Bena (PKB).

Sedangkan pasangan Helu Waso (Perindo) dan Yohanea Tay Ruba (PDIP) masih harap-harap cemas menunggu kepastian untuk mendapatkan SK.

Selain itu, satu paket indeoenden lain, yakni Dorothea Dhone dan Aurelius Kely Nani (Doa) masih dalam proses verifikasi lanjutan dari KPUD Kabuoaten Ngada.

AHY selanjutnya mengatakan, selain faktor petahana, kehadiran Greg sebagai figur muda dengan latar belakang entrepreneur menjadi kekuatan pada pasangan PAS-GUD.

“Ini pasangan yang ideal, yang menyatukan kematangan seorang Paulus dan geliat anak muda kalangan milenial pada figur Greg,” tegasnya.

Selain itu, jelas AHY, pasangan ini mewakili figur birokrat dan wirausahawan. Dua kekuatan ini sangat penting bagi kemajuan sebuah daerah.

Kekuatan ini, jelasnya, mengingatkan kita pada kesuksesan paket Mulus–pasangan Marianus Sae sebagai bupati dan Paulus Soli sebagai wakil bupati pada kepemimpinan sebelumnya.

“Pasti sebagai petahana PAS sudah petimbangkan kekuatan figur Marianus sebelumya yang bisa diisi oleh GUD sebagai pengusaha muda yang sudah menimba pengalaman sebagai seorang diaspora Ngada,”ujar dia.

Apalagi, jelasnya, Paulus sebagai petahana juga mengukir kesuksesan dalam membangun Ngada yang tidak bisa disepelekan.

Greg seusai menerima SK di Kantor Pusat Demokrat mengatakan tidak akan menyiakan-nyiakan kepercayaan dari kedua partai tersebut.

“Kami optimis akan menang, namun optimisme itu harus diperlihatkan dengan kerja keras dalam merebut hati para pemilih,” tegasnya.

--- Sandy Javia

Tags:
Ngada

Komentar