Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

INTERNASIONAL Dengan Tinggi 928 M, The Creek Harbour Tower Kalahkan Burj Khalifa 09 Jan 2018 07:38

Article image
Maket The Creek Harbour Tower. (Foto: timeoutdubai.com)
The Creek Harbour Tower menjadi semacam kompleks pencakar langit, yang bisa dihuni oleh tak kurang dari 470.000 orang. Dibangun pula sejumlah mal dan ruang-ruang budaya.

DUBAI, IndonesiaSatu.co -- Kota Dubai di Uni Emirat Arab rupanya tidak puas dengan prestasinya membangun menara tertinggi di dunia. Setelah Burj Khalifa, Dubai sebentar lagi akan memiliki menara tertinggi baru. Dan ketinggian menara ini akan mengalahkan Burj Khalifa.

Menara tersebut bernama The Creek Harbour Tower, tingginya mencapai 928 meter atau 100 meter dari Burj Khalifa, gedung tertinggi ini. Dalam dua tahun ke depan, kemegahan Burj Khalifa akan kalah dari dari The Creek Harbour Tower.

Dengan ketinggian 928 meter, tulis BBC seperti dikutip Tempo.co (9/1/2018) maka puncak The Creek Harbour Tower akan berada 100 meter lebih tinggi dibandingkan Burj Khalifa.

Pengembang The Creek Harbour Tower tak sekadar membangun gedung tertinggi di dunia.

Di sekitar menara dibangun sejumlah gedung, menjadikannya menjadi semacam kompleks pencakar langit, yang bisa dihuni oleh tak kurang dari 470.000 orang. Dibangun pula sejumlah mal dan ruang-ruang budaya.

Diharapkan The Creek Harbour Tower selesai dibangun pada 2020 sebelum perhelatan pameran dunia World Expo di Dubai.

The Creek Harbour Tower dirancang oleh arsitek Santiago Calatrava Valls, yang dikenal dengan gayanya yang futuristis seperti terlihat di kompleks sains dan seni rupa di Valencia, Spanyol, dan pusat transportasi di gedung World Trade Centre yang baru di New York.

Pada bagian paling atas tower, tulis timeoutdubai.com (10/4/2016), para pengunjung akan menemukan lantai dengan pemandangan 360 derajat, disebut The Pinnacle Room (Ruang Puncak), sementara Lantai Observasi VIP akan menciptakan kemegahan Taman Gantung Babilonia, meminjam nama dari satu dari tujuh keajaiban dunia kuno.

 

Target 20 juta turis per tahun

Emaar -pengembang yang membangun The Creek Harbour Tower- mengatakan 18 hingga 20 lantai teratas diperuntukkan untuk pertokoan, hotel mewah, dan fasilitas turis lainnya.

Mohamed Alabbar mengatakan pasar yang dituju Creek Harbour Tower masih sangat potensial, karena Dubai tidak hanya melayani orang-orang Timur Tengah.

Sejumlah pihak mempertanyakan pembangunan gedung tertinggi di dunia dan kompleks pencakar langit di Dunai ini lantaran pasar properti di kota ini sedang lesu. Jadi, siapa yang akan membeli apartemen di kompleks ini?

Direktur Emaar Properties, Mohamed Alabbar, mengatakan Dubai tak hanya melayani negara-negara di Timur Tengah yang memiliki populasi nyaris 300 juta orang.

"Tapi juga ada 200 atau 300 juta orang di antara Afrika dan India. Jadi di pasar kami, setidaknya ada setengah miliar orang."

Salah satu prinsip yang dianut para penguasa di Dubai adalah 'bangun saja dulu, pembeli nanti akan datang dengan sendirinya'. Di kota ini terdapat lebih dari dua juta warga asing.

The Creek Harbour Tower adalah proyek paling ambisius sejauh ini di Dubai.

Berbagai proyek lain juga tengah dibangun dengan tujuan mendatangkan 20 juta wisatawan per tahun mulai 2020, meningkat dari 10 juta per tahun yang dicapai pada 2010 lalu.

--- Simon Leya

Komentar