Breaking News

HANKAM Densus 88 Antiteror Tangkap 3 Terduga Teroris di Probolinggo 17 May 2018 05:22

Article image
Densus 88 melakukan operasi penangkapan teroris di Probolinggo. (Foto: Ist)
Pria penghuni rumah yang digerebek Densus 88 Antiteror malam ini diketahui tetangganya mengajar di musala yang berada di tengah permukiman. Namun musala itu eksklusif untuk komunitasnya.

PROBOLINGGO, IndonesiaSatu.co -- Setelah melakukan pengejaran dan penangkapan teroris di Tangerangt, Densus 88 Antiteror kini melakukan penggeledahan di sebuah rumah dan berlanjut di lokasi musala di Perumahan Sumbertaman Indah, Kota Probolinggo.

Dalam penggeledahan tersebut, tiga orang terduga teroris ditangkap oleh Densus 88 untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Penggeledahan di rumah dan tempat ibadah yang berlangsung sejak Rabu (16/5/2018) malam hingga Kamis (17/5/2018) itu memakan waktu total 4 jam 30 menit.

Lokasi pertama yang digeledah adalah sebuah rumah kontrakan di Perumahan Sumber Taman Indah, Blok BB 99, RT 04 RW 08, Kota Probolinggo. Dari penggeledahan rumah ini, Densus 88 mengamankan satu terduga teroris.

Selanjutnya, Densus 88 membawa terduga teroris tersebut ke sebuah tempat pengajian dekat musala di RT 05 RW 06 Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Dari penggerebekan lokasi tempat pengajian itu, Densus 88 mengamankan dua orang terduga teroris.

Musala itu bernama Musala At-Tauhid. Sumaji mengatakan musala itu bukanlah musala yang biasa dipakai warga umum untuk melaksanakan ibadah. Musala itu hanya untuk komunitas tertentu.

Pria penghuni rumah yang digerebek Densus 88 Antiteror malam ini diketahui tetangganya mengajar di musala yang berada di tengah permukiman. Namun musala itu eksklusif untuk komunitasnya.

"Dia ngajar di musala tengah perkampungan, ngajar ngaji komunitasnya," kata tetangga bernama Sumaji (57) di dekat lokasi rumah yang digerebek itu, Perumahan Sumbertaman Indah, Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018).

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan ketiga tersangka tersebut berinisial F, F, dan H. Mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan teroris di Probolinggo.

"Ketiga terduga teroris sudah kami amankan bersama sejumlah barang bukti," katanya kepada wartawan di lokasi.

--- Redem Kono

Komentar