Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

INFRASTRUKTUR Di Kalbar, Presiden Resmikan Terminal Baru Bandara Supadio 29 Dec 2017 07:12

Article image
Presiden RI Joko Widodo ketika meresmikan Terminal Baru Bandara Supadio. (Foto: Ist)
Wajah baru Bandara Internasional Supadio banyak mengadopsi ornamen Dayak memiliki satu landasan pacu sepanjang 2.250 meter x 45 meter.

PONTIANAK, IndonesiaSatu.co -- Setibanya di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meresmikan Terminal Baru Bandara Internasional Supadio, Kamis (28/12/2017) siang.  Dengan peresmian ini, Presiden berharap pelayanan terbaik dapat diberikan kepada penumpang yang jumlahnya setiap tahun terus mengalami peningkatan.

“Tadi saya mendapat informasi karena pertumbuhan penumpang yang ada di bandara ini 15 persen, artinya kalau sekarang 3,5 juta berarti tahun depan sudah nggak cukup lagi terminal ini, sudah nggak cukup,” ujar Presiden.

Oleh karena itu, Kepala Negara telah meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mulai merencanakan pembangunan terminal yang lebih besar lagi.

“Ini 32 ribu meter persegi berarti kalau mau ngejar pertumbuhan yang 15 persen ya dibangun lagi dua kali lipat, berarti 64 ribu meter persegi. Tapi kita lihat, saya mau lihat dulu apakah betul-betul pertumbuhan dan terminal yang sudah begitu besar seperti ini sudah tidak mencukupi lagi,” kata Kepala Negara.

Dari segi bangunan, wajah baru Bandara Internasional Supadio banyak mengadopsi ornamen Dayak memiliki satu landasan pacu sepanjang 2.250 meter x 45 meter.

“Ada perencanaan bahwa runway tidak hanya satu nantinya akan juga disiapkan dua. Tapi keputusannya nanti akan kita lihat, kalau memang lalu lintas dan traffic-nya sudah begitu sangat padat ya mau tidak mau runway-nya juga harus dibangun satu lagi,” tutur Presiden.

Tampak mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana dalam acara tersebut adalah Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

--- Redem Kono

Komentar