Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

POLITIK Di Sulsel, PDI-P dan PKS Bersatu Usung Nurdin Abdullah Jadi Cagub 08 Jan 2018 12:05

Article image
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) di Kantor Pusat PDI Perjuangan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat (15/10/2017). (Foto: rakyatku.com)
Nurdin Abdullah maju sebagai calon Gubernur Sulsel didampingi oleh Andi Sudirman Sulaiman, adik kandung Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

MAKASSAR, IndonesiaSatu.coMantan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah akhirnya resmi menjadi calon Gubernur Selawesi Selatan dan dinyatakan lolos administrasi oleh KPU Sulsel, Senin (8/1/2018).

Nurdin Abdullah yang berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) diusung koalisi empat partai, yakni PDP Perjuangan, PAN, PKS, dan PSI. Awalnya Guru Besar di Universitas Hasanudin tersebut diusut oleh Partai Gerindra. Namun kemudian Gerindra menarik dukungan dan memberikan surat rekomendasinya ke paslon lain, yakni Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo.

Pengunduran diri Gerindra tidak lepas dari keengganan Prof. Nurdin untuk berpasangan dengan Tanribali Lamo. Ke kantor KPU, Prof Andalan diantar ratusan pendukungnya dari empat partai.

Seusai menyerahkan berkas administrasi dan dinyatakan lolos sebagai paslon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Prof Andalan kemudian menggelar konferensi pers di depan kantor KPU Sulsel yang telah disiapkan.

Saat ditanya soal ditinggalkan Partai Gerindra, Prof Andalan mengaku tetap menghargai langkah partai yang telah mengusungnya sejak awal hingga menjelang pendaftaran dan menyatakan mundur.

"Saya tetap menghargai langkah Partai Gerindra yang mundur dari partai pengusung. Saya juga berterima kasih kepada Partai Gerindra yang telah mengusung sejak awal hingga jelang pendaftaran di KPU Sulsel. Meski tanpa Gerindra, kami masih ada empat partai pengusung, yakni PDI-P, PAN, PKS, dan PSI. Alhamdulillah, kami telah dinyatakan lolos oleh KPU Sulsel," kata Nudrin Abdullah yang akrab disapa NA atau Prof ini sebagaimana diwartakan Antara News.

Saat ditanya soal alasannya menceraikan Tanribali Lamo sebagai pasangannya sebelum Andi Sudirman Sulaiman, NA berkilah bahwa sudah menjadi kehendak Yang Mahakuasa. Namun, dia bersyukur jika Tanribali Lamo tetap maju dengan pasangan lainnya.

"Saya tidak menceraikan Tanribali Lamo sebagai pasangan di Pilkada Sulsel. Itu semua sudah kehendak Allah yang tidak menghendaki lagi berpasangan. Tapi saya bersyukur, Pak Tanribali Lamo kembali ikut di Pilkada Sulsel dengan pasangan lainnya," ucapnya.

Nurdin Abdullah yang juga masih menjabat sebagai Bupati Bantaeng ini maju sebagai calon Gubernur Sulsel didampingi oleh Andi Sudirman Sulaiman, adik kandung Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Setelah dinyatakan lolos administrasi, paslon gubernur dan wakil gubernur Sulsel ini akan menjalani tes kesehatan yang waktu dan tempatnya akan ditentukan oleh KPU Sulsel.

--- Simon Leya

Komentar