Breaking News

SASTRA Di Ujung Jalan Tobat 03 Dec 2020 18:53

Article image
ADVENTUS jalan panjang penantian segenap insan merapal litani dengan rindu penuh seluruh

Oleh: Guche Montero*

Musim November baru saja pamit
Hujan Desember sudah tiba
sedang anak jalanan masih antri di trotoar, wajah lusuh bergumul sepi bertaruh mimpi;
tentang separuh masa depan yang sempat dicuri
tentang sesal pada sebidang tanah yang dirampas paksa
tentang nasib ayah hanya pemulung malang
berharap penuh pada jari-jari ibu yang tak henti menenun
Tuhan yang sunyi, kapan berteduh?

Wajah tandus kota disulam empuk
para gadis tak peduli beralih profesi jadi 'ladies'
berita prostitusi berseliweran
kejahatan laten dilegalkan
nasib kaum kecil jadi barter investasi
Agama jadi sekat kepentingan
bahkan Tuhan dipolitisasi!

Desember sudah tiba
membawa hujan gerah
agar pandemi segera menepi
menepis panik yang keburu datang
seantero negeri dibuat antri
tak luput dari empati dan simpati
sedang lonceng kapitalis terus nyaring
lebih nyaring dari suara aktivis
lebih sunyi dari jalan menuju tobat.

Musim Desember datang lagi
masihkah tentang tangis bayi di gubuk histori?
ataukah kali ini tentang lonceng nyaring kaum kapitalis?
wajah 'Tuhan' juakah mereka?
berkiblat agama merawat kuasa?

Jika 'candu' dihalalkan,
jangan salahkan generasi menabur ironi
mereka hampir lupa jalan pulang
mereka terjebak fatamorgana zaman
kebebasan adalah hakikat
tobat adalah pilihan
sebab mentari tak mungkin terangi malam!

ADVENTUS
jalan panjang penantian
segenap insan merapal litani
dengan rindu penuh seluruh

MARANATHA
menunggu Tuhan yang jauh
dalam palungan nan rapuh
doa insan sudah tiba
bersama rintihan anak jalanan
hentikan khianat dan laknat!

* Penulis adalah peminat dan penikmat sastra, tinggal di Flores.

--- Guche Montero

Komentar