Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

POLITIK Di Wewaria Ende, Cabup Marsel Petu Ditantang Ciptakan Lapangan Kerja 03 Mar 2018 02:47

Article image
Calon Bupati Ende, Marsel Y. W. Petu dalam sebuah kunjungan di Weweria Ende (Foto: Ian)
“Jadilah petani dengan cara pandang Sarjana. Para lulusan Sarjana tidak hanya berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaaan, namun harus mengubah cara pandang (mindset) bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan untuk kemudian membawa perubahan di lingkungan m

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Calon Bupati Ende, Marselinus Y.W. Petu, dalam kunjungannya ke Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, kabupaten Ende, Jumat (2/3/18), selain melakukan dialog dengan beberapa tokoh masyarakat setempat juga menyerap aspirasi langsung dari masyarakat terkait beberapa persoalan yang dialami dalam kepemimpinannya selama 3 tahun 10 bulan.

Selain menerima banyak keluhan masyarakat terkait persoalan infrastruktur jalan, jembatan dan bencana banjir yang rawan terjadi, masyarakat juga mengangkat terkait ancaman pengangguran dan minimnya lapangan pekerjaan terutama bagi para lulusan Sarjana.

“Terkait pembangunan, tentu direalisasikan secara bertahap dan berjenjang sesuai skala prioritas. Tentu persoalan infrastruktur dan ancaman bencana alam seperti banjir, sejauh ini terus diupayakan meskipun belum semua yang bisa dijangkau. Pembangunan terus diupayakan secara bertahap sesuai skala prioritas dan tingkat kebutuhan terutama akses pelayanan publik yang dapat berdampak bagi seluruh masyarakat,” ungkap Marsel.

Menanggapi tantangan masyarakat terkait acaman pengangguran dan minimnya lapangan pekerjaan bagi para lulusan Sarjana, Politisi Partai Golkar dan mantan Ketua DPRD Ende ini justru mendorong para lulusan Sarjana agar berani menciptakan perubahan dengan cara pandang seorang Sarjana termasuk menjadi petani modern.

“Jadilah petani dengan cara pandang Sarjana. Para lulusan Sarjana tidak hanya berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaaan, namun harus mengubah cara pandang (mindset) bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan untuk kemudian membawa perubahan di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk menerjemahkan ilmu secara kreatif, inovatif dan memiliki daya saing dalam dunia usaha. Jangan jadi lulusan Sarjana yang pasif dan hanya pandai beretorika. Jadilah Sarjana yang bisa membawa perubahan mulai dari lingkungan terkecil,” ujarnya.

Calon Bupati incumbent yang berpasangan dengan Djafar Achmad ini menambahkan bahwa terkait pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pantai utara Ende yang masuk dalam jalur Provinsi ini, pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi dan pemerintah Pusat guna membenahi infrastruktur serta fasilitas pelayanan publik yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Harus diakui bahwa tidak semua aspirasi masyarakat dapat ditepati dengan segera. Perlu dipilah mana yang menjadi prioritas jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang termasuk apa yang dikeluhkan. Semuanya tentu berjalan secara bertahap dan berjenjang sambil membenahi tata kelola pemerintahan serta berbagai kebutuhan pelayanan publik yang dapat mendongkrak perekonomian dan taraf hidup masyarakat,” lanjutnya.

Kepada masyarakat, Ia juga mengharapkan agar secara dini harus memberi motivasi kepada  anak agar tidak semata mengejar ilmu menjadi Sarjana lalu berorientasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Anak harus dididik agar bisa membuat kehidupan lebih bermanfaat dan mandiri. Kalau dari kecil anak sudah diberi motivasi untuk menjadi PNS, justru mindset ini yang harus kita ubah. Motivasi anak itu sangat penting, sehingga anak bisa mengetahui apa manfaat kehidupan ini. Termasuk para Sarjana, harus berpikir dan berjuang apa yang bisa bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Semua pekerjaan pada intinya untuk menunjang kehidupan, tidak hanya menjadi PNS. Kalau mau jadi petani, jadilah petani yang sarjana,” tandas politisi asal Boafeo ini.

Optimis menang

Melihat antusiasme masyarakat dalam beberapa kesempatan dialog, Ketua Tim Pemenangan pasangan Marsel-Djafar, Yustinus Sani mengaku optimis memenangkan hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten Ende yang berpuncak pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Melihat antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam setiap kunjungan Paket Marsel-Djafar, kami optimis bisa menang pada pilkada serentak kali ini. Menurutnya, pasangan incumbent ini sudah memberikan bukti pembangunan di Kabupaten Ende selama memimpin. Ia menyebutkan salah satu item pembangunan yang sedang dilaksanakan yakni ruas jalan paralel yang menghubungkan Watuneso-Kotabaru,” kata Sani dalam sebuah kunjungan di Lapangan Ndondo, kecamatan Kotabaru.

Dalam orasi politiknya, Sani juga anggota DPRD Ende dari Partai PDI Perjuangan ini mengajak masyarakat untuk menjadi tim pemenangan pasangan Marsel-Djafar.

“Kita semua yang hadir di sini menjadi tim pemenangan Marsel-Djafar. Perlu saya sampaikan ke semua bahwa MJ sudah memberikan bukti, sudah pernah membangun. bukan janji,” tegas Sani, yang juga berasal dari Kotabaru ini.

 

--- Guche Montero

Komentar