Breaking News

REGIONAL Diguncang Gempa 5,8 SR, 24 Bangunan di Bali Rusak 16 Jul 2019 13:06

Article image
Pemuka agama Hindu memeriksa bagian Pura Lokanatha di Denpasar, Bali, yang rusak akibat gempa Selasa pagi (16/7/2019). (Foto:ANTARA)
Gempa di Bali dan sekitarnya, menurut data BPBD, menimbulkan kerusakan bangunan di Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Buleleng, dan Kota Denpasar.

DENPASAR, IndonesiaSatu.co – Bali dan sekitarnya kembali diguncang gempat. Gempa tektonik berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi Selasa (16/7/2019) pukul 08.18 Wita di selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara menyebabkan kerusakan 24 bangunan di beberapa kabupaten/kota di Bali. Dimikian menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota se-Bali via radio dan telepon, update hingga pukul 11.40 Wita, ada 24 bangunan yang dilaporkan mengalami kerusakan," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin di Denpasar, Selasa seperti dilaporkan Antara.

Ia mengatakan bahwa gempa Selasa pagi dirasakan di sembilan kabupaten/kota di Bali. Gempa itu, menurut data BPBD, menimbulkan kerusakan bangunan di Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Buleleng, dan Kota Denpasar. 

Kerusakan paling banyak dilaporkan terjadi di Kabupaten Badung, tempat 20 bangunan dilaporkan rusak akibat gempa.

Bangunan yang rusak akibat gempa di Badung antara lain Gapura ITDC Nusa Dua, SD Negeri 1 Ungasan, Kantor Camat Kuta, SD 11 Jimbaran, Hotel Mercure Nusa Dua, Alfamart di Jalan Bali Cliff No 48 Ungasan, SMPN 5 Kuta Selatan, SMPN 2 Ungasan, SMP Negeri 2 Kuta Selatan, dan Kantor Camat Kuta Selatan.

Selain itu, gempa menimbulkan kerusakan rumah di Banjar Sukajati di Desa Taman Abiansemal, pelinggih (bangunan suci) Bapak Muada SDN 1 Ungasan dan SD 3 Ungasan, SDN 5 Dalung Kuta Utara, SDN 5 Ungasan, SDN 1 Tuban, SDN 2 Tuban, Gedung Serbaguna Desa Adat Tuban, Banjar Tuban Griya, dan Kantor Bea Cukai.

--- Simon Leya

Tags:
Bali Gempa

Komentar