Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

INTERNASIONAL Dihukum Seumur Hidup, Pastor Kanada Kembali Dibebaskan Korea Utara 10 Aug 2017 09:21

Article image
Pastor Hyeon Soo-lim ketika diadili pada tahun 2015 di Korea Utara. (Foto: AP/spiegel.de)
Pastor Soo-lim kerap melakukan kunjungan ke Korut untuk program kemanusiaan. Ia ditangkap atas tuduhan memprovokasi rakyat Korut untuk melawan dan menjatuhkan rezim Kim Jong-un.

OTTAWA, IndonesiaSatu.co -- Pemerintah Kanada mengumumkan, pastor berkewarganegaraan Kanada Hyeon Soo-lim yang dihukum kerja paksa seumur hidup oleh otoritas Korea Utara (Korut) pada tahun 2015 telah dibebaskan. Dikutip dari Deutsche Presse Agentur/dpa, Kamis (10/8/2017), Soo-lim dibebaskan pada Rabu waktu setempat karena alasan kesehatan.

”Karena alasan kesehatan dan kemanusiaan, Rim Hyon-su, seorang warga sipil Kanada dibebaskan dengan jaminan sakit sesuai keputusan Pengadilan Sentral DPRK pada tanggal 9 Agustus 2017,” demikian salah satu putusan pengadilan yang beredar luas melalui kantor berita Korea Utara, KCNA.

Pastor yang juga bernama Rim Hyon-su itu kerap melakukan kunjungan ke Korut untuk aktivitas-aktivitas kemanusiaan. Namun, ia kemudian ditangkap atas tuduhan memprovokasi rakyat Korut untuk melawan dan menjatuhkan rezim Kim Jong-un melalui program kemanusiaan dan keagamaan. Pastor berusia 62 tahun itu divonis hukuman kerja paksa seumur hidup.

Pastor Soo-lim juga dituduh bekerja sama dengan pihak Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat untuk berbagai tujuan, di antaranya memengaruhi warga Korut keluar dari negaranya.

Dalam beberapa pekan terakhir, kondisi kesehatan Soo-lim menurun drastis. Ia menderita tekanan darah tinggi dan gangguan pencernaan. Hal itu disampaikan melalui surat Soo-lim kepada kerabat dan para sahabatnya.

Atas permintaan kerabat Soo-lim kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, pemerintah Kanada lantas berupaya membebaskan Soo-lim dari hukuman Korut. Seorang pejabat keamanan Kanada diutus ke Korut, Selasa (8/7/2017) untuk mengurus jaminan bagi pembebasan pastor Soo-lim.

”Tentu saja, kesehatan dan keselamatan Pastor Rim (Soo-lim) sangat penting dan kami tetap terlibat dalam (penyelesaian) kasusnya,” ujar Cameron Ahmad, juru bicara PM Trudeau.

--- Rikard Mosa Dhae