Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

POLITIK Dikabarkan Tolak Mahfud MD, PKB Tetap di Koalisi 09 Aug 2018 11:52

Article image
Presiden Jokowi dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (Foto: Ist)
Jokowi lalu menegaskan bahwa pria yang akrab disapa Cak Imin itu solid membawa PKB mendukungnya di Pilpres 2019.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diberitakan belum sepaham dengan koalisi yang mengusung petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk mengusung Mahfud MD yang digadang-gadang sebagai cawapres Jokowi pada pilpres 2019.

Karena itu, pertemuan dilakukan Jokowi dengan PBNU dan PKB. Selain bertemu dengan Rais Aam NU sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin, ternyata Jokowi juga bertemu dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Rabu (8/8/2018) siang ini. 

Awalnya, wartawan menanyakan mengenai soliditas PKB apabila Muhaimin tidak dipilih sebagai calon wakil presiden. Jokowi lalu menegaskan bahwa pria yang akrab disapa Cak Imin itu solid membawa PKB mendukungnya di Pilpres 2019.

"Tadi saja baru ketemu saya," kata Jokowi. Jokowi memastikan, tidak ada parpol pendukungnya yang akan membelot pada detik-detik akhir pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum.

"Enggak ada (parpol yang keluar), Insyaallah enggak ada," ungkapnya.

 Mengenai nama Cawapres, Jokowi meminta wartawan untuk sabar menunggu sampai satu dua hari kedepan.

Sebelumnya, Jokowi hanya memberi bocoran bahwa cawapresnya berinisial M. Ada sejumlah kandidat berinisial M yang masuk bursa seperti Muhaimin Iskandar, Mahfud MD, Moeldoko, Ma'ruf Amin dan Muhammad Jusuf Kalla.

--- Redem Kono

Komentar