Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

NASIONAL Dikunjungi Ulama Jateng, Presiden Minta Jaga Kerukunan Jelang Pilpres 14 Sep 2017 06:05

Article image
Presiden menemui 38 Ulama, Kyai, dan Umaro dari Jawa Tengah. (Foto: Humas Setpres)
Presiden meminta bantuan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren, para ulama, para kyai, pimpinan ormas, agar tahun-tahun politik, baik tahun depan maupun tahun depannya lagi itu dijaga bersama-sama.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa tahun depan sudah mulai tahun politik. Karena itu, Presiden meminta bantuan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren, para ulama, para kyai, pimpinan ormas, agar tahun-tahun politik, baik tahun depan maupun tahun depannya lagi itu dijaga bersama-sama. 

Permintaan ini disampaikan Presiden saat menerima 38 Ulama, Kyai, dan Umaro dari Jawa Tengah, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/9/2017) sore.

“Karena di Jawa Tengah ada pemilihan gubernur. Kemudian pada bulan September tahun depan itu sudah penetapan capres dan cawapres. Oleh sebab itu, kami mohon agar suasana kondusif di daerah, kerukunan antar masyarakat, antar umat betul-betul kita jaga bersama,” kata Presiden Jokowi.  

Kepala Negara meminta jangan sampai ada lagi usaha-usaha untuk memecah belah, mengadu domba, dan kabar-kabar yang tidak baik yang mengakibatkan masyarakat menjadi terpecah. Padahal, lanjut Kepala Negara, itu adalah perhelatan politik 5 (lima) tahun sekali.

“Jangan sampai karena perhelatan politik, antar tetangga nantinya tidak rukun. Apalagi antar umat menjadi tidak kelihatan persaudaraannya kembali,” tutur Kepala Negara.

Presiden Jokowi berharap agar persaudaraan, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah antara para ulama dan umaroh bisa dijaga bersama.

Dalam pertemuan dengan para Ulama dan Kyai dari Jawa Tengah itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. 

--- Redem Kono

Komentar