Breaking News

INTERNASIONAL Dilanda Musibah Kebakaran Hutan, Warga Australia Tetap Gelar Pesta Kembang Api 01 Jan 2020 09:21

Article image
Pesta kembang api menyambut tahun baru di Sidney, Australia. (Foto: AFP/spiegel.de)
Para pengusung petisi mengusulkan kepada otoritas terkait agar dana untuk perayaan kembang api didonasikan saja kepada tim pemadam kebakaran dan korban kebakaran hutan.

SYDNEY, IndonesiaSatu.co – Warga Australia tetap menyambut Tahun Baru 2020 dengan menggelar atraksi perhelatan kembang api spektakuler, meski negara itu tengah dihantam musibah kebakaran hutan sangat parah di sejumlah wilayahnya.

Sejumlah wilayah Australia, terutama di kawasan pesisir timur dan selatan, dilanda kebakaran sangat parah sejak beberapa pekan lalu.

Disitir dari Spiegel Online, Rabu (1/1/2020), lebih dari 280.000 warga telah menandatangani petisi meminta agar perhelatan kembang api dalam perayaan tahun baru di Kota Sydney ditiadakan sebagai langkah solider dengan warga yang dilanda kebakaran hutan.

Kelompok pengusung petisi mengusulkan kepada otoritas terkait agar dana untuk perayaan kembang api didonasikan kepada tim pemadam kebakaran dan korban kebakaran hutan.

Para inisiator petisi mengklaim sebanyak 5,8 juta dollar Australia atau sekitar 56,5 miliar rupiah telah dihabiskan untuk atraksi kembang api di Sydney tahun 2018 lalu. Dan jumlah tersebut diyakini sama dengan biaya untuk perayaan kembang api tahun ini.

Sebagai tindak lanjut dari petisi tersebut, rangkaian perayaan kembang api yang telah disiapkan di sejumlah kota dan lokasi telah dibatalkan.

Meski demikian, Wali Kota Sydney Clover Moore menegaskan, pertunjukan kembang api menyambut tahun baru harus tetap dijalankan untuk memberi pesan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, selain sebagai bentuk pemberian pesan, rangkaian persiapan atraksi kembang api telah berlangsung selama 15 bulan dan sejumlah besar anggarannya telah dihabiskan.

Sependapat dengan Moore, Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga menyetujui penyelenggaraan atraksi kembang api tahun untuk "memberi pesan kepada dunia".

Diyakini ada lebih dari satu juta orang yang menyaksikan atraksi kembang api menyambut Tahun Baru 2020 dari kawasan Sydney Harbour dengan ikon Gedung Opera yang mendunia.

Sementara itu, kebakaran hutan di Negeri Kanguru yang diakibatkan suhu tinggi serta kemarau sejak beberapa bulan terakhir ditengarai telah menghanguskan sedikitnya empat juta hektar lahan dan menyebabkan belasan orang tewas.

--- Rikard Mosa Dhae