Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

POLITIK Dinilai Muliakan Ulama, Ribuan Santri Deklarasi “Santri Jokowi” 28 Aug 2018 03:13

Article image
Deklarasi "Santri Jokowi" di Bekasi. (Foto: Ist)
Habib Salim mengaku kecewa karena ada capres yang mengesampingkan hasil rekomendasi ijtima' ulama. Bagi Habib Salim, itu adalah bentuk pelecehan terhadap ulama.

JAKARTA, IndonesiaSatu.coDukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin berdatangan dari berbagai daerah. Kali ini, ribuan santri dari berbagai daerah menggelar deklarasi nasional bertajuk “Santri Jokowi” di Gedung Toton Baho, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (26/8).

Presiden Majelis Dzikir RI 1 Habib Salim Jindan Baharun mengatakan, alasan deklarasi ini karena Jokowi dinilai lebih memuliakan peran ulama.

"Kenapa kita harus memilih Joko Widodo sebagai Capres RI, karena dia memuliakan ulama. Beliau tidak membiarkan ulama," kata Habib Salim, Minggu, (26/8/2018).

Lebih lanjut, Habib Salim mengaku kecewa karena ada capres yang mengesampingkan hasil rekomendasi ijtima' ulama. Bagi Habib Salim, itu adalah bentuk pelecehan terhadap ulama.

"Ada yang bilang Ijtima' ulama di kesampingkan, bagi saya itu dilecehkan. Saya merasa sedih jika ulama sudah di kesampingkan," jelasnya.

Habib Salim kembali menegaskan bahwa santri memilih Jokowi karena dia memilih dan memuliakan ulama. Ia pun mengatakan, ribuan santri yang hadir merupakan orang yang beruntung karena sudah disadarkan Allah SWT untuk memilih ulama.

"Apapun alasan kita, tidak lain kata kuncinya adalah ulama. Pilihlah ulama, jangan mengada-ngada," tuturnya.

Habib Salim mengatakan tidak boleh ada yang menghalang-halangi suatu perbuatan baik. Sebab, kata dia, memilih ulama adalah perbuatan baik.

 "Insya Allah dengan beliau (Jokowi) memilih ulama, Indonesia akan penuh keimanan dan keberkahan. Mari kita doakan bangsa kita, doakan presiden dan ulama kita mendapat rahmat yang besar dari Allah SWT untuk membangun bangsa kita," sebutnya.

Ditempat yang sama, perwakilan santri Gorontalo Ustad Muhaimin juga membeberkan alasannya memilih Jokowi - Kyai Ma'ruf Amin. Salah satunya adalah memuliakan santri. Dan, komponen santri ada di sosok Jokowi seperti rajin melakukan puasa Senin Kamis.

"Puasa Senin - Kamis ini adalah amalan santri. Jokowi memuliakan santri. Mari kita dukung Jokowi di Pilpres 2019 nanti," terangnya.

Santri berbagai daerah juga turut memberikan dukungannya dan siap all out memenangkan Jokowi - Kyai Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.  Dalam kesempatan yang sama, mereka secara resmi melakukan deklarasi nasional Santri Jokowi untuk pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin dan pembacaan sembilan alasan santri dukung Jokowi yang disampaikan Ustadz Fauzan Amin.

Berikut adalah sembilan alasan santri dukung Jokowi dan Maruf Amin dalam deklarasi tersebut:

Pertama, Jokowi berkarakter santri (taat beragama, tegas, jujur, sederhana, rendah hati dan dekat dengan rakyat).

Kedua, Jokowi menetapkan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

Ketiga, Jokowi menetapkan program beasiswa pesantren yaitu kuliah gratis di dalam dan luar negeri bagi para santri.

Keempat, Jokowi sangat peduli dan ta’dzim kepada ulama’ dengan memilih KH. Ma'ruf Amin (selaku Ketua Umum MUI dan Rais Am PBNU) sebagai Calon Wakil Presiden

Kelima, Jokowi mengadakan program pembangunan ekonomi Pesantren (diantaranya program Pesantreneurship dan Santripreneur).

Keenam, Jokowi berhasil mempromosikan dunia olahraga ke Pesantren, yaitu Program Liga Santri Nusantara (LSN) (Ram, penyerang Timnas U-19 adalah santri alumni pesantren Al-As‘ariyah Banten yang berhasil mewakili santri di kancah sepak bola nasional).

Ketujuh, KH. Ma'ruf Amin adalah penggagas Ekonomi Syariah Nasional, sangat layak mendampingi Jokowi guna memperkuat basis ekonomi keummatan.

Kedelapan, Jokowi aktif memperjuangkan kepentingan dunia Islam, dengan diselenggarakannya Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia tentang Islam Wasathiyah serta konsisten memperjuankan kemerdekaan Palestina, Perdamaian di Afganistan dan Rohingya.

Kedelapan, Jokowi adalah tokoh muslim paling berpengaruh di dunia versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre, menjadi bukti bahwa sumbangsih Jokowi terhadap umat Islam sangatlah besar.

--- Redem Kono

Komentar