Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

POLITIK Dinilai Perhatikan TKI, Buruh Migran Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf 10 Sep 2018 10:55

Article image
Deklarasi dukungan dari Jaringan Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia. (Foto: Ist)
Dukungan terhadap Jokowi merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja Jokowi selaku petahana dalam rangka perlindungan dan penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Deklarasi dukungan terhadap untuk Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 berdatangan dari berbagai kalangan. Deklarasi dukungan kali ini dilakukan Jaringan Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia (Jangkar Bumi).

Ketua Umum Jangkar Bumi Ahmad Iman mengatakan dukungan terhadap Jokowi merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja Jokowi selaku petahana dalam rangka perlindungan dan penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. 

"Pak Jokowi selama periode 2014-2019 banyak membuat program yang memihak terhadap TKI," kata Ahmad Iman di depan awak media di Jakarta, Minggu (9/10/2018).

Misal, kata dia, pengesahan UU Nomor 18 Tahun  2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, adanya perlindungan jaminan sosial, program desa migran produktif, ketegasan diplomasi, optimalisasi fungsi BLK, KUR, dan PMI berbunga ringan dan program keberpihakan terhadap buruh migran dan mantan buruh migran.

Menurut Ahmad iman, Jangkar Bumi sudah terbentuk di dalam dan luar negeri. Di dalam negeri ada di enam wilayah, yakni NTB, Jatim, Jateng, Jabar, dan Banten.

"Di luar negeri kami ada perwakilan di Hongkong, Taiwan, Singapura, Arab Saudi, Malaysia, dan Brunei Darussalam," ujar Ahmad Iman.

Ia berharap jika Jokowi  kembali terpilih bisa lebih memperhatikan kesejahteraan purna TKI dan memperkuat sistem perlindungan TKI di luar negeri. 

"Saya berharap ke depannya ada program yang konkret terkait pembinaan para purna TKI sebab biasanya selepas mereka pulang ke Indonesia kondisi ekonomi mereka kembali menurun," pungkasnya.

--- Redem Kono

Komentar