Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

MUSIK Ditjen Bimas Katolik Gelar Paduan Suara PTAK di Jakarta 07 Nov 2017 14:04

Article image
Paduan Suara tingkat Nasional oleh Bimas Katolik (Foto: Dok. Bimas Katolik)
"Semoga lewat keindahan yang kita lihat dan kita dengarkan ini, kita dibantu untuk sampai kepada Tuhan, Sang Pencipta keindahan,” harap Uskup Suharyo

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Dirjen Bimas Katolik di bawah naungan Kementerian Agama RI, resmi membuka kegiatan Pagelaran Paduan Suara tingkat nasional Perguruan Tinggi Agama Katolik (PP-PTAK) yang berlangsung di Grand Emerald Ballroom Hotel RedTop, Jakarta, Minggu (5/11/17).

Dilansir dari laman resmi Bimas Katolik, acara PP-PTAK ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin didampingi Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sekaligus Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo.

Dalam sambutannya, Mgr. Suharyo memberikan apresiasi kepada Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama yang telahmenyelenggakan even ini sebagai kesempatan untuk mengalami perjumpaan yang saling meneguhkan dan mempererat persaudaraan.

“Selamat datang di wilayah Keuskupan Agung Jakarta kepada seluruh peserta Kegiatan Pagelaran Paduan Suara PTAK. Semoga lewat keindahan yang kita lihat dan kita dengarkan ini, kita dibantu untuk sampai kepada Tuhan, Sang Pencipta keindahan,” katanya.

Mgr. Suharyo menerangkan bahwa dalam Gereja Katolik, ada istilah dalam bahasa latin ‘via pulchritudinis’ yang berarti jalan keindahan.

“Menurut Paus Fransiskus, jalan keindahan adalah salah satu unsur yang amat penting dalam pewartaan sukacita Injil dan menggarisbawahi betapa pentingnya seni dari berbagai macam seni, termasuk seni suara dalam rangka pewartaan sukacita Injil itu," terangnya.

Uskup Suharyo berpesan agar berbagai latihan untuk mempersiapkan terselenggaranya acara ini, menjadi wujud dari harapan Bapa Suci Paus Fransiskus.

“Semoga segenap anggota paduan suara, pelatih dan semua yang hadir dalam pagelaran ini merasakan dan mengalami keindahan lewat lagu-lagu yang dipentaskan,” harapnya.

Adapun para peserta yang berjumlah 440 orang dalam kegiatan ini yakni mahasiswa/i dari 20 PTAK se-Indonesia yang berada di bawah naungan kementerian Agama RI.

Para peserta lomba diwajibkan tampil dengan kostum yang mewakili adat budaya daerah masing-masing. Mereka akan membawakan lagu wajib Alleluia Handel dan empat lagu pilihan yaitu Gereja Bagai Bahtera, Cahaya Suci, Betapa Tidak Kita Bersyukur serta Betapa Agung Karya Tuhan.

Ditjen Bimas Katolik selaku penyelenggara kegiatan ini mengungkapkan bahwa Pagelaran Paduan Suara ini bertujuan mendorong sivitas akademika untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang seni sekaligus sebagai penguatan mutu lembaga pendidikan tinggi keagamaan Katolik sesuai dengan tujuan pendidikan nasional termasuk didalamnya tujuan pendidikan tinggi.

“Kegiatan ini sebagai ungkapan hasil karya dan kreativitas mahasiswa/i dalam hal mengimplementasikan Kurikulum KKNI dalam bentuk Pameran Pendidikan Kemandirian yang dimotori oleh Dirjen Bimas Katolik,” demikian dikutip dari laman resmi.

--- Guche Montero

Komentar