Breaking News

KESEHATAN Doni Monardo Perpanjang Aturan Pembatasan Perjalanan Dalam Negeri 09 Jan 2021 13:54

Article image
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo. (Foto: Satgas Covid)
Perpanjangan ini dimaksudkan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang dari satu wilayah ke wilayah yang lain.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Untuk mencegah peningkatan penularan Covid-19, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo tidak saja memperpanjang aturan mengenai pembatasan perjalanan orang di dalam negeri, tapi juga menerbitkan surat edaran terbaru.

Aturan mengenai pembatasan perjalanan orang di dalam negeri yang seharusnya berakhir pada Jumat 8 Januari 2021 kini diperpanjang, terhitung mulai 9 Januari-25 Januari 2021.

Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2001 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku mulai 9 Januari-25 Januari 2021 tersebut dikeluarkan atas dasar peningkatan penularan Covid-19 yang masih tinggi di tingkat nasional.

Doni menjelaskan, perpanjangan ini dimaksudkan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang dari satu wilayah ke wilayah yang lain.

Untuk itu, seluruh pengguna moda transportasi pribadi maupun umum, wajib menjalankan protokol kesehatan.

“Peraturan ini berlaku bagi seluruh pengguna moda transportasi pribadi maupun umum, baik melalui udara, perkeretaapian, darat maupun laut," kata Doni.

Beberapa hal yang diatur dalam Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2001, antara lain:

  1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan hindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.
  2. Pengetatan protokol kesehatan sepanjang perjalanan yang perlu dilakukan berupa penggunaan masker wajib secara benar menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain tiga lapis atau masker medis.
  3. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum.
  4. Pengguna moda transportasi juga tidak boleh makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat untuk keselamatan dan kesehatannya.
  5. Pelaku perjalanan dalam negeri yang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, harus bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk pada syarat dan ketentuan yang berlaku.
  6. Untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3x24 jam atau rapid test antigen paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.
  7. Untuk pengguna moda transportasi darat atau laut, baik pribadi maupun umum, wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.
  8. Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, baik antarprovinsi atau kabupaten atau koto, masyarakat dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3x24 jam atau rapid test antigen paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.
  9. Pengguna moda transportasi laut dan kereta api antarkota wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.
  10. Untuk perjalanan ke daerah lainnya, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3x24 jam atau rapid test antigen paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.
  11. Sementara untuk pengguna moda transportasi laut, wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatannya.
  12. Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat pribadi menuju ke daerah di dalam maupun luar Pulau Jawa diimbau melakukan rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

13. Tes acak rapid test antigen akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 daerah bagi pelaku perjalanan dengan moda transportasi umum darat apabila diperlukan.

--- Simon Leya

Komentar