Breaking News

BERITA Front BETA: Sigit Prabowo Mampu Menjaga Marwah Polri 14 Jan 2021 21:52

Article image
Koordinator Front BETA, Paskalis da Cunha, SH. (Foto: Dokpri Paskalis da Cunha)
"Menjadikan hukum sebagai panglima merupakan wujud konkrit loyalitas dan integritas seorang pemimpin. Ketika hukum ditegakan, maka Negara hadir," imbuh Paskalis.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- FRONT Bela Tanah Air (FRONT BETA) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang telah mengirim surat kepada DPR RI, untuk menunjuk Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri, pengganti Jenderal Polisi Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2021 ini.

Koordinator Front BETA, Paskalis da Cunha, SH, melalui siaran pers kepada media ini, Kamis (14/01/2021), mengatakan bahwa dukungan tersebut berangkat dari rekam jejak  selama Komjen Sigit yang telah menempati berbagai posisi sebagai seorang pejabat polisi.

Menurut Paskalis, figur Listyo Sigit Prabowi memiliki integritas mumpuni dan mampu menunjukkan kemampuannya dalam menjaga marwah institusi dan kinerja Polri.

"Ketika menjabat Kabareskrim, misalnya, ia berhasil menangkap buronan kelas kakap, Djoko Tjandra. Bahkan juga tak segan menindak oknum kepolisian yang diduga terlibat di dalamnya. Sikap tanpa pandang buluh ini menunjukkan keberaniannya dalam menegakkan hukum dan menjadi prasyarat bagi seorang Kapolri," ungkap Paskalis.

Hukum sebagai Panglima

Paskalis menyebutkan, terdapat beberapa prestasi membanggakan yang telah berhasil diungkap beliau semasa menjabat sebagai Kabareskrim, antara lain kebakaran gedung Kejaksaan Agung, pengungkapan narkoba jenis shabu sebanyak 1,2 juta ton, serta sepanjang tahun 2020 berhasil mengamankan barang bukti 5,91 ton shabu, 50,59 ton ganja, 905.425 butir pil ekstasi.

Prestasi lain yang membanggakan yakni proses hukum terhadap kasus tindak pidana narkoba dengan catatan 53.176 tersangka.

Selain itu, lanjutnya, beliau juga berhasil menyelamatkan uang negara hingga ratusan miliar dari proses penegakan hukum kasus-kasus korupsi, serta proses hukum terhadap kurang lebih 485 perkara korupsi yang ditangani.

"Ini menunjukkan bahwa rekam jejak (track record) Komjen Pol Sigit Prabowo menorehkan prestasi dan kinerja yang membanggakan sehingga layak menjadi Kapolri. Menjadikan hukum sebagai panglima merupakan wujud konkrit loyalitas dan integritas seorang pemimpin. Ketika hukum ditegakan, maka Negara hadir," imbuhnya.

Menepis Sentimen

Menurut Advokat ini, sebaiknya segala bentuk sentimen dan isu, termasuk isu agama yang seringkali dikaitkan dengan beliau, jangan dijadikan hambatan untuk memimpin intitusi tertinggi kepolisian. Apalagi beliau ini pun termasuk tokoh kepolisian yang dikenal dekat dengan para ulama.

"Pemimpin berintegritas selalu berdiri di tengah kebhinekaan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk ancaman, baik internal (dalam negeri) maupun eksternal (internasional)," ujar Paskalis.

Paskalis mengingatkan, jika telah terpilih menjadi Kapolri, segala persoalan terkait radiakalisme, terorisme dan intoleransi yang mulai menggurita, harus dituntaskan.

"Tentu ini menjadi bentuk tanggung jawab dan Pekerjaan Rumah yang perlu diselesikan oleh Kapolri yang baru nanti.

Persoalan kebangsaan yang menyangkut keamanan dan ketertiban di tengah Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA), tak luput harus menjadi atensi serius Kapolri," pungkasnya.

--- Guche Montero

Komentar