Breaking News

REGIONAL Dukung Penanganan Covid-19, Pemda dan DPRD Sikka Anggarkan 47 Miliar 13 Apr 2020 23:51

Article image
Wakil Ketua DPRD dan Ketua DPC PKB Kabupaten Sikka, Yoseph Karmianto Eri. (Foto: Dok. PKB)
"Secara lembaga, DPRD Sikka mendukung total Pemda yakni Bupati dan jajarannya dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Nian Tana Sikka, termasuk dukungan anggaran," ungkap Manto.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka bersama Lembaga DPRD Sikka, menyepakati alokasi anggaran senilai Rp 47 miliar melalui forum resmi pembahasan anggaran antara Komisi Anggaran DPRD Sikka dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sikka, Selasa (7/4/20) lalu.

Anggaran tersebut sedianya akan digunakan untuk mendukung percepatan pencegahan dan penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sikka.

Wakil Ketua DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri, kepada media ini, Senin (13/4/20) menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten dan Lembaga DPRD telah bersepakat menganggarkan Rp 47 miliar untuk percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sikka.

"Secara lembaga, DPRD Sikka mendukung total Pemda yakni Bupati dan jajarannya dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Nian Tana Sikka, termasuk dukungan anggaran," ungkap Manto.

Manto menegaskan bahwa dengan alokasi anggaran yang cukup besar tersebut, pihaknya berkomitmen untuk tetap mengawasi penggunaan anggaran tersebut sesuai asas kemanfaatan, skala prioritas dan tepat sasaran.

"Anggaran ini sangat besar, sehingga perlu diawasi penggunaannya agar tepat sasaran dan menjawabi kebutuhan dalam skala prioritas agar berjalan efisien, akuntabel, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," komit Manto.

Efisiensi dan Prioritas Penggunaan Anggaran

Manto menerangkan bahwa sesuai kesepakatan bersama antara Badan Anggaran dan TAPD Sikka, anggaran senilai Rp. 47.406.840.218,00 tersebut mencakup pembiayaan teknis operasional, penanganan dampak ekonomi serta penanganan dampak sosial.

Untuk teknis operasional mencakup Dinas kesehatan senilai Rp. 21.113.814.200, RSUD TC. Hillers senilai Rp.10.523.931.418, Sekretariat DPRD senilai Rp.100.000.000 dan BPKAD senilai Rp. 200.000.000.

Sementara untuk penanganan dampak ekonomi, total senilai Rp. 8.699.094.600 yakni mencakup Dinas Tenaga Kerja Rp. 1.089.144.600, Dinas Ketahanan Pangan senilai Rp. 553.600.000, dan Dinas Pertanian Rp. 7.026.350.000.

Sedangkan untuk penanganan dampak sosial, total senilai Rp. 7.000.000.000.

Ketua DPC PKB Kabupaten Sikka ini berharap agar dukungan anggaran tersebut dapat membantu Tim Gugus Kabupaten dalam mencegah dan menangani Covid-19 serta dapat mengantisipasi dampak ekonomi dan dampak sosial bagi segenap masyarakat Kabupaten Sikka.

"Diharapkan agar nomenklatur pos anggaran yang sudah disepakati bersama, dapat mengatasi pandemi Covid-19 di Kabupaten Sikka sesuai skala prioritas kebutuhan. Inilah bentuk komitmen dan keseriusan Bupati Sikka dan Lembaga DPRD dalam menyikapi situasi di Kabupaten Sikka. Mohon dukungan dan kerjasama agar wabah pandemik ini dapat teratasi dan segera berlalu dari Nian Tana Sikka, NTT dan Indonesia," Manto.

--- Guche Montero

Komentar