Breaking News

GAYA HIDUP Durian Mengandung Kolesterol, Mitos Atau Fakta? 29 Mar 2019 11:33

Article image
Durian montong. (Foto: rumahtanaman.com)
Durian mengandung vitamin A, B kompleks, C serta mineralnya juga beragam seperti kalium, kalsium, zat besi, mangan, sodium, zinc dan fosfor.

DURIAN adalah buah yang banyak diburu orang. Meski baunya menyengat, namun rasanya membuat orang ketahihan. Karena itu, tidaklah mengherankan kalau orang rela merogoh koceknya dalam-dalam hanya untuk mendapatkannya.

Namun di balik rasanya yang nikmat, banyak pula beredar cerita kalau durian mengandung kolestrol. Durian juga disebut-sebut dapat menyebabkan tekanan darah bila dikonsumsi terlalu banyak. Pertanyaannya, apakah benar durian mengandung kolestrol. Atau jangan-jangan ini hanya mitos belaka.

Spesialis nutrisi Rachel Olsen di Medan, Kamis mengatakan durian sama sekali tidak memiliki kolesterol. Hal itu dikutipnya dari riset US National Library of Medicine.

Bahkan durian kaya dengan kandungan gizi karena di setiap daging buahnya terdapat protein, serat, karbohidrat, lemak baik, vitamin dan juga mineral.

"Jadi durian merupakan buah yang memiliki komposisi nutrisi yang bagus untuk dikonsumsi setiap hari," ujar Rachel Olsen sebagaimana dikutip dari Antara News.

"Jadi jangan khawatir makan durian.Justru gizinya cukup lengkap untuk kebutuhan harian manusia," katanya.

Durian mengandung vitamin A, B kompleks, C serta mineralnya juga beragam seperti kalium, kalsium, zat besi, mangan, sodium, zinc dan fosfor.

Selain itu,  durian juga memiliki anti oksidan yang tinggi untuk membantu pencegahan penyakit kanker.

Meski durian memiliki nilai gizi yang bagus, mengonsumsi sayur dan buah yang bervariasi tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.

"Sebenarnya saat kita sudah rutin makan sayur dan buah, tetapi terkadang tubuh tidak dapat menyerapnya dengan maksimal akibat banyak faktor ," katanya.

Termasuk berkurangnya kandungan vitamin dan mineral dari sayur dan buah akibat cara memasak atau mengonsumsinya tidak benar.

"Untuk memastikan tubuh tercukupi dengan vitamin dan mineral, maka manusia harus mengonsumsi multivitamin tambahan seperti YOUVIT," ujarnya.

--- Simon Leya

Komentar