Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

POLITIK Effendi Simbolon Bersyukur Tokoh Sumut Bersedia Jadi Calon Wagub 09 Sep 2017 13:21

Article image
Effendi Muara Sakti Simbolon bersama tokoh Sumut Datuk Syamsul Arifin. (Foto: Analisadaily)
Selain bersedia menjadi wakil, Syamsul juga menyatakan siap menjadi tim sukses Ketua Umum Punguan Simbolon Boruna Indonesia (PSBI) Effendi Simbolon jika maju ke Pemilihan Gubernur Sumut.

MEDAN, IndonesiaSatu.co -- Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi Muara Sakti Simbolon menyampaikan rasa syukur karena tokoh Sumut Datuk Syamsul Arifin bersedia menjadi jadi calon wakil gubernur bila dirinya diitunjuk sebagai calon Gubernur Sumut.

"Saya mengucapkan rasa syukur atas pernyataan tokoh Sumut yakni Datuk Syamsul Arifin yang bersedia mendampingi (saya)," kata Effendi kepada wartawan Kamis pagi (7/9/2017). Pernyataan itu diutarakan lagi Effendi kepada IndonesiaSatu.co, Sabtu (9/9/2017).

Effendi menjawab wartawan sehubungan dengan adanya dukungan terbuka yang diberikan oleh Ketua Umum Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) Datuk Syamsul Arifin. Effendi sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh mantan Gubernur Sumut itu.

"Saya sih serahkan pada keinginan masyarakat Sumut dan partai. Nanti partai dan Ibu (Megawati Soekarnoputri) yang memutuskan," ujar Effendi.

Kesiapan Syamsul Arifin untuk menjadi wakil disampaikan Syamsul Arifin ketika bertemu Effendi MS Simbolon di Media Center Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Pada pertemuan tersebut, Syamsul Arifin menyatakan kesiapannya menjadi calon wakil gubernur bersama Effendi Simbolon untuk berlaga di Pilgub 2018 mendatang.

Selain bersedia menjadi wakil, Syamsul juga menyatakan siap menjadi tim sukses Ketua Umum Punguan Simbolon Boruna Indonesia (PSBI) itu jika maju ke Pemilihan Gubernur Sumut.

Sebelumnya, politisi Partai Golkar yang memiliki gelar Datuk Sri Lelawangsa tersebut mendaftarkan dirinyaa di kantor Dewan Pimpinan Daerah/Wilayah dua partai pendukung, yakni PDI Perjuangan dan PPP, Rabu (26/7/2017).

Pada kesempatan tersebut, mantan Bupati Kabupaten Langkat itu disambut para pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut di antaranya Ketua DPD PDI Perjuangan, Japorman Saragih; Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPD PDIP Sumut, Jumiran Abdi serta Sekretaris DPD PDIP Sumut, Sutarto.

"Saya datang untuk memenuhi permintaan pendukung saya. Bukan nafsu yang membawa saya kemari, tapi hati nurani," ujar Syamsul.

Syamsul bersaksi, dirinya merasa terpanggil untuk kembali maju menjadi Gubernur Sumut lantaran dukungan yang begitu kuat dari masyarakat. Ia pun sadar betul risiko yang harus ia hadapi saat maju di putaran kontestasi politik terbesar di Sumut itu. Namun ia siap apapun risikonya.

"Kalau saya dipilih (sebagai calon) Alhamdulilah, tapi kalau saya tidak dipilih sujud syukur saya," tandasnya.

Selain menjadi politisi dari PDI Perjuangan, Effendi Simbolon juga aktif menekuni dunia akademis. Effendi meraih gelar doktor dengan predikat cum laude dari Universitas Padjajaran dengan disertai berjudul “Peran Kerja Sama Internasional Indonesia dalam Meningkatkan Kedaulatan Energi”.

“Indonesia sebenarnya dihadapkan pada konsekuensi yang diakibatkan oleh persoalan yang ada mengenai energi, oleh karenanya perlu segera disadari melakukan pilihan yang tepat untuk me-manage segala keterbatasan tersebut,” kata Effendi Simbolon, dalam sidang promosi Doktor Bidang Ilmu Hubungan Internasional yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Selasa (24/11/2015).

--- Simon Leya

Komentar