Breaking News

HUKUM Empat Kali Absen, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Melchias Mekeng
12 Oct 2019 08:51

Article image
Melchias Marcus Mekeng. (Foto: merdeka.com)
KPK pun mengaku sedang mempertimbangkan untuk melakukan opsi penjemputan paksa terhadap Mekeng.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Anggota DPR RI Melchias Marcus Mekeng kembali absen dari pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, Selasa (8/10/2019). Mekeng tidak memenuhi panggilan karena mengaku sakit.

Dengan demikian, mantan Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu telah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik KPK. Politisi senior Golkar ini dipanggil sebagai saksi dalam kasus suap eks anggota DPR, Eni Maulani Saragih.

KPK pun mengaku sedang mempertimbangkan untuk melakukan opsi penjemputan paksa terhadap Mekeng.

"Terkait dengan apakah akan dilakukan panggil paksa, atau dipanggil kembali, atau dengan cara-cara lain menurut hukum acara yang berlaku, itu yang sedang dibicarakan oleh penyidik," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, seperti dilansir teropongsenayan.com.

"Jadi masih dalam proses pembahasan saya. Belum ada arah ke misalnya kalau panggil paksa atau pemanggilan kembali, penyidik harus mempertimbangkan banyak hal," imbuhnya.

Sebelumnya, Mekeng pernah dipanggil KPK sebanyak tiga kali pada Rabu (11/9), Senin (16/9), Kamis (19/9), dan Selasa (8/10). Namun Mekeng tidak hadir karena sedang ada tugas lain.

Pada panggilan keempat, Mekeng kembali tidak hadir dengan alasan sakit tanpa memberikan lampiran surat keterangan dokter.

Sebelumnya, KPK juga sudah melakukan upaya pencegahan ke luar negeri terhadap Mekeng selama enam bulan ke depan terhitung sejak September 2019 lalu. 

--- Guche Montero

Komentar