Breaking News

KIAT Empat Pantangan Saat Wawancara Kerja 10 Mar 2019 12:40

Article image
Ilustrasi saat wawancara kerja. (Foto: lipstiq.com)
Pastikan Anda menjawab karena ketertarikan Anda pada visi dan misi perusahaan, bukan semata-mata tak menyukai suasana kerja atau kurangnya penghasilan di kantor lama.

SELAIN mempersiapkan berkas-berkas penting, ada faktor-faktor lain yang perlu diperhatikan ketika sedang wawancara kerja, seperti pemilihan kalimat. Artikel mengenai kalimat yang tidak boleh diucapkan saat melakukan wawancara kerja menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Agar tawaran tak datang sia-sia, hindari hal-hal ini saat wawancara kerja berikut ini seperti dikutip dari liputan6.com:

 

  1. Membual

Demi terlihat oke, Anda menambahkan proyek kerja tambahan sebagai pengalaman padahal Anda tak pernah mengerjakannya. Jangan lupa, pihak personalia pasti melakukan riset tentang Anda sebelumnya. Jangan sampai Anda masuk daftar hitam karena sering membual. 

  1. Langsung menanyakan gaji

Cermatlah dalam bertanya, jangan langsung fokus pada gaji atau bonus yang bisa diberikan perusahaan. Tapi, tanyakan proyek apa saja yang sekiranya ada di depan mata.  Hal ini untuk menghindari Anda dicap money oriented. Tunggu sampai pewawancara mengajukan gaji, baru Anda tanyakan fasilitas lainnya.

  1. Tidak punya rencana

Pada posisi manajer, pewawancara akan langsung menanyakan planning, cross functional orientation, monitoring, team leadership, problem solving dan business orientation yang bisa Anda lakukan.  Pastikan Anda sudah memiliki rencana beberapa tahun ke depan yang ingin dilakukan jika bergabung di perusahaan tersebut. Tanpa rencana, Anda hanya dianggap cari aman dan kurang bermutu.

  1. Curhat tentang perusahaan lama

Memang, pewawancara akan menanyakan alasan tujuan kepindahan Anda.  Pastikan Anda menjawab karena ketertarikan Anda pada visi dan misi perusahaan, bukan semata-mata tak menyukai suasana kerja atau kurangnya penghasilan di kantor lama.  Hal ini menyebabkan pewawancara berpendapat Anda akan membicarakan keburukan mereka di masa yang akan datang.

 

---Elisabeth Sylvie

Komentar