Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KEUANGAN Empat Tahun Jokowi-JK: Berhasil Kendalikan Sektor Fiskal dan Moneter 23 Oct 2018 12:39

Article image
Presiden Jokowi dan wapres Jusuf Kalla. (Foto: Ist)
Sedangkan cadangan devisa Indonesia cukup untuk membiaya impor dan pembayaran utang luar negeri selama 6,3 bulan atau 2x lipat di atas standar internasional.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengemukakan, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah mengelola sektor  fiskal dan moneter dengan baik, sehingga kondisi keuangan negara dan moneter aman dan terkendali. Indikatornya, lanjut Moeldoko, defisit APBN terkontrol.

“Defisit terjaga di bawah 3% PDB (Product Domestic Bruto). Pada 2014 defisit minus 2,34%, sementara pada Agustus 2018 defisit minus 1,01%,” jelas Moeldoko.

Adapun defisit neraca transaksi berjalan, menurut Moeldoko, terus dijaga di bawah 3% PDB. Jika defisit transkasi berjalan pada 2014 tercatat sebesar 3,1%, pada semester I 2018 tercatat 2,6%.

Sedangkan cadangan devisa, menurut Kepala Staf Kepresidenan itu, cukup untuk membiaya impor dan pembayaran utang luar negeri selama 6,3 bulan atau 2x lipat di atas standar internasional.

Utang pemerintah dikelola dengan baik, dialokasikan untuk peningkatan belanja produktif,” tegas Moeldoko seraya menambahkan, rasio utang terhadap PDB dijaga di bawah 30%, dan di bawah amanat UU Keuangan Negara maksimum 60% PDB.

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Kepala BEKRAF Triawan Munaf.

--- Redem Kono

Komentar