Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

GAYA HIDUP Empat Tipe Pengguna Facebook, Anda Yang Mana? 11 Jul 2017 07:26

Article image
Karakteristik pengguna media sosial menjadi bahan kajian menarik bagi para peneliti. (Foto: Reuters)
Menurut Robinson dan kawan-kawan, ditemukan empat tipe pengguna jaringan media sosial itu, mulai dari mereka yang gemar memberi like hingga pencari perhatian.

PROVO, IndonesiaSatu.co -- Jakarta (ANTARA News) – Ada berbagai motif orang menggunakan media sosial. Karakteristik pengguna media sosial menjadi bahan kajian menarik bagi para peneliti. Salah seorang peneliti yang tertarik meneliti perilaku pengguna media sosial adalah Tom Robinson, Profesor di Universitas Brigham Young. 

Bersama timnya, Tom Robinson secara khusus meneliti tipe pengguna Facebook. Menurut Robinson dan kawan-kawan, dari hampir dua miliar pengguna Facebook, ditemukan empat tipe pengguna jaringan media sosial itu, mulai dari mereka yang gemar memberi like hingga pencari perhatian. 

"Media sosial telah mengambil alih dunia. Rata-rata 1,28 miliar orang memeriksa Facebook setiap hari dan umumnya mereka menghabiskan 35 menit," ujar Tom Robinson seperti dikutip Antara News (11/7/2017). 

Berikut empat tipe pengguna Facebook menurut studi yang dilakukan Tom Robinson bersama tim: 

1. Si pembangun hubungan 

Mereka yang termasuk dalam kelompok ini biasanya menanggapi unggahan milik teman-temannya dan kerapkali menggunakan berbagai fitur Facebook dalam upaya memperkuat hubungan yang ada di luar dunia maya mereka. 

"Mereka menggunakannya sebagai perpanjangan kehidupan nyata mereka, dengan keluarga dan teman kehidupan nyata mereka," kata Robinson.

2. Si pemberi informasi

Mereka ini umumnya tidak peduli soal berbagi foto, cerita atau informasi lainnya tentang diri mereka, namun "ingin memberi tahu semua orang tentang apa yang sedang terjadi".

"Mereka memberikan informasi," catat Robinson. 

3. Si penyuka swafoto

Orang-orang dalam ini cenderung "mempromosikan diri" mereka. Mereka kerap mengunggah gambar, video dan berbagai teks, namun semata untuk mendapatkan perhatian, like dan komentar dari orang lain. 

Mereka berpendapat, semakin banyak orang yang memberi like, semakin mereka disukai rekan-rekannya. 

4. Si KEPO

Kepo adalah akronim dari Knowing every Particular Object, adalah sebutan untuk orang yang serba tahu detail dari sesuatu, apapun yang lewat di hadapannya selama itu terlihat oleh matanya walaupun hanya sekelebat

Dalam beberapa kasus orang kepo adalah orang yang serba ingin tahu, bisa jadi semacam kecanduan untuk tahu segala hal yang sepele dan itu bisa sebagai kekuatan orang tersebut.

Pengguna dalam kategori ini semata ingin melihat apa yang orang lain lakukan. Selalu pingin tahu urusan orang lain, kira-kira demikian maksudnya. "Ini adalah media sosial yang setara dengan orang-orang yang menonton sesuatu, " kata Clark Callahan, profesor dari Universitas Brigham Young.

"Media sosial begitu mendarah daging dalam segala hal yang kita lakukan saat ini. Kebanyakan orang tidak memikirkan mengapa mereka melakukannya, tapi kalau mereka bisa mengenali kebiasaan mereka, setidaknya itu menciptakan kesadaran," tutur Kris Boyle, profesor dari Brigham Young University seperti dilansir Indian Express. 

Anda masuk yang mana? 

--- Simon Leya

Komentar