Breaking News

HUKUM Final! MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo-Sandi 27 Jun 2019 23:18

Article image
Para Hakim MK saat menggelar sidang putusan sengketa Pemilu 2019. (Foto: Kompas.com)
Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhornya menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan calon Presiden-calon Wakil Presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum. Dengan demikian, pasangan capres-cawapres 01,Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024.

Dilansir Kompas.com, putusan dibacakan Ketua MK, Anwar Usman yang memimpin sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/19) pukul 21.15 WIB sejak dimulai pukul 12.45 WIB.

"Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Anwar Usman.

Pertimbangan putusan dibacakan secara bergantian oleh delapan hakim konstitusi lainnya.

Saat membuka sidang, Ketua MK Anwar Usman menekankan bahwa putusan tersebut berdasarkan fakta-fakta selama persidangan.

Menurut Anwar, majelis hakim konstitusi sudah mendengar keterangan saksi dan ahli yang diajukan Prabowo-Sandi, ahli dari KPU, serta saksi dan ahli pihak Jokowi-Ma'ruf. Mahkamah juga sudah memeriksa seluruh barang yang dijadikan alat bukti.

"Mahkamah sadar bahwa putusan MK tidak akan memuaskan semua pihak. Hanya, MK berharap semua pihak tidak menghujat atau menghina pasca-putusan," katanya.

Dalam pertimbangannya, hakim membacakan pendapat Mahkamah atas masing-masing dalil yang diajukan tim 02.

Tim hukum Prabowo-Sandi mengajukan sejumlah dalil yang menurut mereka adalah bukti kecurangan secara Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) oleh Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres pada April 2019 lalu.

Seluruhnya ditolak Mahkamah dengan berbagai argumen. Menurut MK, dalil 02 tidak beralasan menurut hukum.

Dalam sidang tersebut, hadir tim hukum Prabowo-Sandiaga yang dipimpin Bambang Widjojanto. Sementara sebagai termohon, seluruh Komisioner KPU hadir didampingi tim hukum yang dipimpin Ali Nurdin.

Adapun pihak terkait, hadir 33 pengacara Jokowi-Ma'ruf yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra. Hadir pula seluruh komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Adapun hasil rekapitulasi KPU yang ditetapkan pada Selasa (21/5/19) ) lalu, perolehan suara pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul atas pasangan Prabowo-Sandiaga.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 suara (55,50%), sedangkan perolehan suara pasangan Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 (44,50%).

Selisih suara antara kedua pasangan calon mencapai 16.957.123 (11%) suara.

 

--- Guche Montero

Komentar