Breaking News

OLAHRAGA Final Wimbledon 2019, Halep Jumpa Serena 13 Jul 2019 18:47

Article image
Ekspresi Petenia Rumania, Simona Halep usai lolos ke babak Final Wimbledon 2019. (Foto: Reuters)
"Aku mencoba berjuang sampai akhir karena aku sangat menginginkan gelar juara ini," kata Halep.

LONDON, IndonesiaSatu.co-- Babak semifinal Wimbledon 2019 akhirnya meloloskan Simona Halep dan Serena Williams. Keduanya akan saling berhadapan di partai puncak.

Melansir sport.detik.com, laga semifinal pertama memanggungkan duel Halep melawan unggulan kedelapan, Elina Svitolina di Centre Court, Kamis (11/7/19). Halep yang diunggulkan di tempat ketujuh, menciptakan start apik sebelum menang straight set 6-1, 6-3.

Ini adalah pencapaian terbaik Halep di Wimbledon dalam kariernya. Sebelumnya, mantan petenis nomor satu dunia asal Rumania itu paling jauh maju ke semifinal di 2014.

"Pertandingannya tidak mencerminkan skornya. Setiap gim berjalan lama dan dalam, tapi aku senang dengan taktikku dan aku merasa kuat secara mental dan fisik," kata Halep usai pertandingan dikutip Reuters.

Usai lolos ke partai puncak, Halep mengaku sangat termotivasi untuk merengkuh gelar juara turnamen bergengsi tersebut.

"Aku mencoba berjuang sampai akhir karena aku sangat menginginkan gelar juara ini," kata Halep.

Final sudah pasti akan menjadi ujian terbesar bagi Halep. Petenis nomor tujuh dunia itu akan berhadapan dengan mantan ratu tenis sekaligus juara tujuh kali Wimbledon, Serena Williams menyusul kemenangan atas Barbora Strycova juga dua set langsung, 6-1 dan 6-2.

Serena tampil penuh percaya diri dengan power dan akurasi pukulan-pukulannya yang tidak sanggup diimbangi petenis Republik Ceko itu. Serena tercatat mengemas 28 winner dan hanya membuat 10 unforced error, dalam pertandingan selama 59 menit.
 
"Sudah pasti rasanya menyenangkan bisa kembali ke final. Sekarang pastinya sudah jauh lebih baik. Aku hanya butuh beberapa pertandingan. Aku tahu aku meningkat dan aku hanya perlu merasa nyaman dan kemudian aku bisa melakukan hal terbaik yang kubisa yaitu bermain tenis," ungkap Serena.

Petenis 37 tahun itu mengejar titel Grand Slam pertamanya sejak memenangi Australia Terbuka 2017. Serena kini juga menatap rekor titel juara Grand Slam terbanyak untuk menyamai pencapaian Margaret Court (24).

 

 

 

--- Guche Montero

Komentar