Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

TEKNOLOGI FIRAL, Kerja Bersama Tingkatkan Literasi Digital 16 Oct 2017 18:55

Article image
Menkominfo Rudiantara saat pembukaan Festival Literasi Digital (FIRAL) di UGM, Minggu (15/10/2017) - (Foto: Ist)
FIRAL diikuti oleh 580 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan orang tua. Pada sesi awal, para peserta dapat memilih 4 kelas dengan 4 tema berbeda yang diisi oleh narasumber yang profesional di bidangnya.

YOGYAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika dan Direktorat Jenderal Informasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan SiberKreasi dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menggelar Festival Literasi Digital (FIRAL).

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan upaya literasi digital merupakan kerja bersama dari berbagai kelompok sosial di masyarakat.

“Memintarkan, meningkatkan pengetahuan orang itu harus dari semua. Kita ini negara yang selalu khas, kita kuat di komunitas, di sosial. Asal muasal teknologi seyogyanya untuk merekatkan masyarakat,” katanya dalam pembukaan FIRAL di Convention Hall UGM Yogyakarta, Minggu (15/10/2017).

Menteri Kominfo memaparkan ada dua cara pemerintah dalam menghalau konten negatif, yaitu di hilir dengan pemblokiran dan di hulu dengan upaya literasi.

“Tapi pemblokiran tidak memberikan pendewasaan bagi masyarakat yang akan datang, pemerintah akan dicap represif. Jadi harus menyehatkan, di kita istilahnya literasi. Bagaimana membuat masyarakat melek dan paham tentang media sosial dan digital,” kata Rudiantara.

Rektor Universitas Gadjah Mada Panut Mulyono menyampaikan dukungan atas upaya mendorong literasi digital di masyarakat. “Dunia pendidikan juga harus mengikuti era digital, namun juga banyak hal negatif di era digital ini jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan bijaksana,” kata Panut.

FIRAL diikuti oleh 580 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan orang tua. Pada sesi awal, para peserta dapat memilih 4 kelas dengan 4 tema berbeda yang diisi oleh narasumber yang profesional di bidangnya. 

Dhonny Firmansyah, pakar slide presentasi dan infografis dari kreasipresentasi.com, mengajar Soft Skill Class “Be Amazing with Infographic”. Sementara untuk Creator Class “Make a Positive Content in 60 Seconds” diisi oleh Iqbal Rezeki Awal, cyber creator dari Siber Pramuka.

Kemudian Family Class “Wise Parenting in Digital Age” yang menghadirkan pembicara Hilman Al Madani, Psikolog dan Trainer dari Yayasan Kita & Buah Hati. Lalu kelas keempat adalah Future Class “Young, Famous, and Grow Creative Online” yang diisi oleh Gerald Sebastian, Co-Founder kokbisa.co.id.

Siang harinya FIRAL diisi dengan sesi Creatalks, seminar dan talkshow yang diisi oleh berbagai narasumber ahli di bidangnya, termasuk Menteri Rudiantara turut hadir sebagai pembicara. Creatalks terbagi menjadi dua sesi, sesi pertama dengan tema “Be a Cyberwise, Don’t Be a Cyberworse” dan sesi dua dengan tema “Cyberspace as a Potentialspace for Young People”.

--- Sandy Romualdus

Komentar