Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Gantikan Mugabe, Emmerson Mnangagwa Dilantik sebagai Presiden Zimbabwe 24 Nov 2017 15:13

Article image
Emmerson Mnangagwa, pengganti Robert Mugabe di kursi kepresidenan Zimbabe. (Foto: welt.de)
Mnangagwa berjanji akan menciptakan lapangan kerja di Zimbabwe. Sekitar 90 persen masyarakat Zimbabwe kini terpuruk dalam resesi ekonomi dan pengangguran.

HARARE, IndonesiaSatu.co -- Mantan Wakil Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa akan dilantik sebagai presiden menggantikan Robert Mugabe, Jumat ini (24/11/2017) waktu setempat. Pelantikan Mnangagwa dilakukan menyusul mundurnya Mugabe setelah memimpin Negara itu selama 37 tahun.

Dikutip dari laman welt.de, Jumat (24/11/2017), pelantikan Mnangagwa sebagai presiden baru Zimbabwe akan dilakukan di Stadion Harare. Upacara pelantikan Mnangagwa akan disaksikan oleh seluruh masyarakat Zimbabwe.

Sedikitnya 60 ribu orang diperkirakan akan berada di Stadion Olah Raga Nasional di ibu kota Zimbabwe itu. Panitia sendiri telah meminta warga Zimbabwe untuk datang ke satdion dan menyaksikan hari bersejarah ini.

Mnangagwa diharapkan dapat memperbaiki keadaan di Zimbabwe. Salah satu tugas utamanya adalah mengakhiri budaya korupsi yang menguasai negeri itu selama era Mugabe dan membawa Zimbabwe ke arah kehancuran ekonomi.

Pada dua pekan lalu Mugabe memecat Mnangagwa untuk membuka jalan bagi istrinya, Grace Mugabe, melanjutkan kekuasaan. Namun, pemecatan tersebut justru menjadi momentum bagi pimpinan Partai Zanu-PF dan militer Zimbabwe untuk memaksa Mugabe lengser dari jabatannya.

Sementara itu, menjelang pelantikan Mnangagwa mendesak rakyat Zimbabwe untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Ia juga meminta warganya untuk menghentikan rencana dan aksi balas dendam terhadap Mugabe dan pengikutnya.

Terkait krisis ekonomi, Mnangagwa berjanji akan menciptakan lapangan kerja di Zimbabwe. Sejauh ini diperkirakan sekitar 90 persen masyarakat Zimbabwe terpuruk dalam resesi ekonomi dan pengangguran.

"Mari kita bersama-sama kembali menumbuhkan ekonomi, menciptakan perdamaian, memiliki pekerjaan, pekerjaan, pekerjaan," imbau Mnangagwa kepada rakyat Zimbabwe di Harare, seperti dikutip dari welt.de.

--- Rikard Mosa Dhae