Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

KEAMANAN Gelar Misa HUT RI ke-72, Keluarga Besar Umat Katolik di Lingkungan Polri Usung “Promoter” 30 Aug 2017 13:31

Article image
Umat Katolik di Lingkungan TNI/POLRI bergambar bersama Pasbanmilpol Romo Rofinus Neto Wuli, Pr seusai misa bersama merayakan HUT ke-72 RI. (Foto: IndonesiaSatu.co)
Umat Katolik di Lingkungan Polri yang secara antusias menghadiri misa bersama ini menunjukkan komitmen bekerja bersama bagi bangsa dan Negara. Hal ini sejalan dengan semboyan ‘72 TAHUN KERJA BERSAMA’ yang dicanangkan Presiden Jokowi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Profesionalitas seorang anggota Polri beragama Katolik tidak terpisahkan dari dukungan keluarga, dan lingkungannya. Seorang polisi beragama Katolik dapat menanamkan nilai-nilai Injil secara reflektif-kontekstual dalam konteks polisi yang Promoter alias profesional, modern dan terpercaya.

Demikian pernyataan Pastor Dr Andang Binawan SJ ketika membawakan kotbah Misa Kudus (ibadah bersama) dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia. Perayaan dilangsungkan secara terpusat di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (29/82017).

“Seorang polisi tidak saja siap mati dan mengorbankan dirinya saja. Namun polisi harus bekerja secara profesional didukung keluarga, bekerja secara modern dalam konteks kebangsaan Indonesia, dan bekerja secara terpercaya dalam konteks contoh dan teladan yang baik”, ujar Pastor Andang.

Pastor Bantuan Militer TNI/Polri (Pasbanmilpol) Romo Ronny Neto Wuli, S.Fil, M.Si (Han) memimpin perayaan yang diselenggarakan Keluarga besar Katolik di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia tersebut. Romo Ronny didampingi Pastor Dr. Andang Binawan SJ, Pastor C. Winarno, MSF dan dua pastor lainnya sebagai imam konselebran.

Ketua Panitia Kombes Pol Drs. Herry Dahana R., S.H., M.Si mengungkapkan kebanggaannya karena misa bersama di PTIK ini merupakan perayaan Ekaristi pertama kali HUT Kemerdekaan RI di lingkungan Polri yang dihadiri banyak anggota Polri dan keluarga serta para undangan.

“Misa kali ini banyak yang hadir. Ini menunjukkan semangat kita untuk bekerja sama bagi Negara berdasarkan nilai-nilai Kekatolikan kita,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PTIK, Irjen Pol Dr. Sigid Tri Hardjanto, S.H., M. Si menilai acara ini bagus untuk memperkuat komitmen profesional polisi dalam tugas dan pelayanan. PTIK terbuka untuk kegiatan sosial yang mendukung nilai-nilai Pancasila, kebangsaan dan penguatan NKRI sebagai harga mati.

Dalam perayaan itu, Romo Ronny Neto Wuli, Pr selaku Pasbanmilpol menyampaikan salam dan selamat berbahagia kepada seluruh anggota polisi mewakili Bapak Uskup, Mgr. Ignasius Suharyo Pr, selaku Uskup Militer TNI/Polri Indonesia.

Pasbanmilpol Romo Ronny ketika dikonfirmasi IndonesiaSatu.co mengatakan perayaan ini bagian dari komitmen umat Katolik di Lingkungan Polri untuk memperjuangkan Indonesia yang tidak terpisah dari konstribusi nilai-nilai agama.

“Umat Katolik di Lingkungan Polri yang secara antusias menghadiri misa bersama ini menunjukkan komitmen bekerja bersama bagi bangsa dan Negara setelah 72 tahun merdeka. Hal ini sejalan dengan semboyan ‘72 TAHUN KERJA BERSAMA’ yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Nilai-nilai agama memiliki sumbangan moral yang besar bagi perwujudan kerja dan bakti kepada Negara setelah kemerdekaan,” papar Romo Ronny.

Lebih lanjut Romo Ronny yang juga Dosen Kajian Resolusi Konflik di Universitas Pertahanan Indonesia tersebut menambahkan perayaan ini menunjukkan bukti bahwa umat Katolik di Lingkungan POLRI sungguh menghayati Kekatolikan dan merajut Keindonesiaan.

“Seluruh anggota Polri dipanggil secara khusus untuk berjuang merajut Keindonesiaan yang diresapi nilai-nilai Kekatolikan,” imbuh Pastor Moderator VOX Point Indonesia tersebut.

Turut hadir dalam misa tersebut para undangan dari organisasi awam Katolik VOX Point Indonesia, para yatim-piatu yang memperoleh santunan, dan para simpatisan. Acara-acara dijalankan meriah dan dalam suasana kekeluargaan. 

--- Redem Kono

Komentar