Breaking News

REGIONAL Gelar Musrenbangcam, Wolowaru Dorong Penguatan Pelayanan dan Infrastruktur Dasar guna Peningkatan Ekonomi 23 Feb 2020 12:36

Article image
Suasana Kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan Wolowaru. (Foto: Che)
"Tema Musrenbangcam kali ini sudah jelas menyasar pada aspek prioritas yakni infrastruktur dasar dan akses pelayanan guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, juga aspek kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Prinsipnya, ki

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Wolowaru, resmi diselenggarakan pada Sabtu (22/2/20) setelah sehari sebelumnya melaksanakan pra-Musrenbang.

Kegiatan Musrenbangcam yang mengusung tema "Memperkuat Pelayanan dan Infrastruktur Dasar guna Peningkatan Ekonomi" tersebut diselenggarakan di aula kantor Camat Wolowaru, kabupaten Ende.

Dalam laporan Panitia Penyelenggara yang disampaikan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasi PMD), Nikolaus Ngaji, dijelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki dasar hukum sesuai regulasi peraturan perundang-undangan yang dijabarkan oleh pemerintah daerah mulai dari tingkat dusun, desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten.

"Panitia mengharapkan partisipasi, kerjasama dan peran aktif para peserta kegiatan Musrenbangcam sehingga forum konsolidasi aspirasi tersebut dapat menghasilkan poin-poin rekomendasi strategis untuk kepentingan pembangunan ke depan," harap Nikolaus.

Sementara dalam sambutannya, Camat Wolowaru, David Manna mengatakan bahwa forum Musrenbangcam akan merujuk pada sinkronisasi aspirasi dari masyarakat desa/kelurahan baik bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan maupun ekonomi kreatif.

"Tema Musrenbangcam kali ini sudah jelas menyasar pada aspek prioritas yakni infrastruktur dasar dan akses pelayanan guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Tidak menutup kemungkinan terhadap aspek kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Prinsipnya, kita bersama dapat melihat kepentingan prioritas yang dapat mengubah wajah kecamatan Wolowaru ini," kata Camat David.

Camat menyebutkan bahwa infrastruktur dasar yang direkomendasikan dalam Musrenbangcam tahun ini mencakup; Pengembangan Gelanggang Olahraga (GOR) mini lapangan sepakbola Wolowaru, pembangunan rumah jabatan Camat dan penataan kantor Camat (pagar tembok), peningkatan jalan dari Desa Lisedetu ke Desa Niramesi dan peningkatan jalan dari Tana Lo'o hingga Jopu.

"Diharapkan agar kepentingan pembangunan dasar dapat menjadi prioritas perhatian oleh para anggota legislatif (DPRD, red) dan pemerintah daerah melalui alokasi anggaran daerah yang bersumber dari APBD. Tentu, aspirasi dan harapan ini menjadi wahana konsolidasi, koordinasi dan komitmen menuju pembangunan kabupaten Ende," harap Camat dengan menyebut peningkatan jalan sebagai prioritas skala antar desa.

12 Program Prioritas Kabupaten Ende

Sementara Bupati Ende dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli, Geradus Edo menekankan kembali visi-misi pembangunan.

"Ende harus siap memaksimalkan berbagai potensi yang ada guna mewujudkan 12 program prioritas ke depan menuju kabupaten yang mandiri, setara, sejahtera dan berkarakter," kata Bupati Djafar Achmad dalam sambutan tertulis.

Adapun gambaran besar 12 program prioritas yakni Ende pintar, sehat, berbudaya, wisata, investasi, sektor dominan, potensi unggulan, menekan angka pengangguran, meningkatkan inflasi, pengembangan infrastruktur, ekonomi, reformasi birokrasi dan pelayanan publik serta penanganan masalah sosial.

"Ini gambaran dan acuan program prioritas ke depan. Di dalamnya masih ada 81 item kegiatan, belum termasuk sub-kegiatan. Namun ada beberapa item yang menjadi fokus bersama yakni mendorong wisata sebagai akses pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan investasi untuk menekan angka pengangguran, peningkatan SDM, Kesehatan, juga infrastruktur," kata Geradus membacakan sambutan Bupati Ende.

Bupati Djafar juga tak lupa memberikan apresiasi terhadap pencapaian selama ini sembari menyebutkan beberapa tantangan sebagai evaluasi yakni soal angka kemiskinan yang masih menjadi paradoks dalam koridor pembangunan, kualitas data dan informasi.

"Diharapkan agar identifikasi usulan dan program lebih fokus kepada program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), karena kapasitas fiskal yang masih terbatas. Kolaborasi pendanaan dan sasaran menjadi penting sehingga mampu meningkatkan status desa dari terbelakang menjadi berkembang, selanjutnya menjadi desa maju dan akhirnya menjadi desa mandiri," tutup Geradus sekaligus membuka dengan resmi kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan Wolowaru.

Acara Musrenbangcam dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipandu oleh Kasi PMD, dan tanggapan oleh Anggota DPRD Ende, Bappeda, dan dinas terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala desa/lurah dan perwakilan lembaga dan perangkat desa se-Kecamatan Wolowaru, Sekcam dan perangkat Camat Wolowaru, Setda I Ende, Kornelis Wara, Kepala Bappeda (Andreas Worho), para OPD dan Dinas, Anggota DPRD Ende dari Partai Demokrat (Bento Djegha), Partai PAN (Fadlin Delly) dan Partai PDI Perjuangan (Sabri Indradewa), Kepala BPS Ende (Paulus Puru Babe), Polsek dan Danramil 160202 Wolowaru, para pendamping desa, para tokoh masyarakat, tokoh perempuan, lembaga pendidikan, serta undangan.

Disaksikan media ini, acara sesi dialog yang dibagi dalam dua termin, langsung ditanggapi oleh Anggota DPRD Ende yang juga menempati Komisi Anggaran, pihak Bappeda, Dinas Kesehatan serta OPD terkait.

Adapun hal yang diangkat dalam sesi dialog tersebut yakni pendidikan termasuk Honorer Guru Tidak Tetap (GTT), kualitas dan kuantitas SDM, kesenjangan infrastruktur, peningkatan akses ekonomi (pasar), pelayanan kesehatan (BPJS dan KIS), pariwisata, peningkatan fiskal serta reformasi birokrasi secara kompeten dan kredibel sesuai basic, kompetensi dan rekam jejak (track record).

--- Guche Montero

Komentar