Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM Guru SMAN 87 Indoktrinasi Siswa Untuk Anti Jokowi 10 Oct 2018 12:29

Article image
Kompleks sekolah SMAN 87 Jakarta. (Foto: ist)
Mengenai kemungkinan sanksi kepada guru tersebut, Patra menyatakan itu merupakan kewenangan pihak yang di atasnya dalam hal ini adalah Disdik DKI. Sekolah, menurut Patra, tidak memiliki kewenangan untuk memberi sanksi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Seorang guru SMA 87 Jakarta yang mengindotrinasi para siswanya untuk anti kepada Presiden Jokowi meminta maaf. Namun sejauh ini yang bersangkutan masih mengajar dan belum diberikan sanksi.

Demikian diungkapkan Kepala Sekolah SMA 87 Jakarta Patra Patriah saat ditemui di kantornya, Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

"Kalau pembinaan saya sudah, dia berjanji tidak akan mengulang lagi dan telah meminta maaf," ujar Patra.

"Kalau kejadian yang sebenarnya saya tidak tahu karena tidak ikuti semuanya. Saat dapat info saya cari kebenaran. Dan orang mengakui. Kalau ada kasus itu ya memang ada, dia minta maaf. Kalau enggak kan pasti komplain. Saya bilang, ibu bisa kena indisiplin nih, sebagai pegawai negei karena tindakan ini. Tapi buka saya yang lakukan. Nanti diproses oleh dinas," sambungnya sebagaimana diberitakan detik.com (10/10/2018).

"Kan baru kemarin saya panggil. Jadi masih ngajar," ujar Kepala Sekolah SMA 87 Jakarta Patra Patriah saat ditemui di kantornya, Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Mengenai kemungkinan sanksi kepada guru N tersebut, Patra menyatakan itu merupakan kewenangan pihak yang di atasnya dalam hal ini adalah Disdik DKI. Sekolah, menurut Patra, tidak memiliki kewenangan untuk memberi sanksi.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, guru N siang ini dipanggil Disdik DKI Jakarta. Dia akan diklarifikasi perihal aduan dari walimurid mengenai doktrin anti Jokowi.

Dalam aduan yang viral tersebut, si pengadu yang mengaku orang tua murid menyebut anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan guru N di suatu tempat dan ditunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah. Masih dalam aduan itu, si pengadu menjelaskan guru N menyebut banyak korban yang bergelimpangan akibat gempa merupakan salah Jokowi. Pengadu keberatan dengan N yang dianggap telah melakukan doktrin anti Jokowi. 

--- Simon Leya

Komentar