Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

MUSIK Hadirkan Musisi Jazz Tanah Air dan Manca Negara, MJFF Jilid II Ditonton Gratis 09 Oct 2017 15:49

Article image
Sesi Konferensi Pers MJFF di Jakarta. (Foto: ist)
"Sesungguhnya event MJFF ini bertujuan untuk mempromosikan potensi pariwisata dan seni-budaya masyarakat Kabupaten Sikka dan NTT sehingga dapat mendatangkan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi sektor riil dari level UMKM..."

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Maumere Jazz Fiesta Flores (MJFF) jilid II yang diinisiasi oleh Yayasan Bapa Bangsa bekerjasama dengan Warta Jazz kembali digelar di Maumere, Sabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 27-28 Oktober 2017.

Seperti pada tahun sebelumnya, event ini akan menghadirkan musisi jazz tanah air dan manca negara sebagai persembahan bagi masyarakat NTT umumnya dan masyarakat Flores khususnya, sehingga oleh penyelenggara tidak dipungut biaya bagi para penonton.

Hal tersebut disampaikan inisiator event MJFF yang juga pimpinan Yayasan Bapa Bangsa, Melchias Markus Mekeng dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (4/10/17).

"Sesungguhnya event MJFF ini bertujuan untuk mempromosikan potensi pariwisata dan seni-budaya masyarakat Kabupaten Sikka dan NTT sehingga dapat mendatangkan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi sektor riil dari level UMKM," ungkapnya kepada pers.

Menurutnya, dalam event MJFF-II ini, akan tampil pula grup Maumere yang menyuguhkan musik tradisi Sikka Tawa Tana. "Manfaat tersebut bisa bersifat langsung maupun tidak langsung. Memang perlu beberapa kali gelaran event semacam ini agar Maumere dan NTT benar-benar dikenal di manca negara. Terus terang saja, selama ini di kalangan wisatawan masih ada anggapan bahwa Maumere itu berlokasi di pulau Papua, padahal Maumere letaknya di pulau Flores, NTT" lanjutnya.

Di hadapan puluhan media massa nasional baik elektronik, online, dan cetak, Mekeng menjelaskan, pada pagelaran tahun 2016, MJFF mengambil setting di Hutan Mangrove milik Baba Akong di Desa Ndete, Kecamatan Magepanda. Pada MJFF kedua ini, setting pagelaran berada di atas daerah perbukitan dengan latar view sunset, pulau, dan laut yakni di Grastrack Wairita, 10 menit arah timur Kota Maumere. Tempat ini selama ini menjadi arena balapan motocross.

Hadir dalam konferensi pers ini, Direktur Festival Warta Jazz, Agus Setiawan Basuni, Arie Manoppo yang mewakili partner sponsor yakni Himbara atau Himpunan Bank Milik Negara, serta beberapa musisi jazz nasional di antaranya Dwiki Darmawan, Gilang Ramadhan, Trie Utami, dan Ivan Nestorman. Hadir pula kelompok Accapela Jamaica Cafe di bawah nahkoda Mikhael Da Lopez.

Performers atau para penampil yang akan berpartisipasi dalam JMFF-II antara lain dari kelompok Krakatau Reunion yakni Dwiki Dharmawan, Gilang Ramadhan dan Trie Utami. Selain itu akan tampil pula Ruth Sahanaya, Monita Tahalea, grup reggae asal Bali yang berkolaborasi dengan vocalis asal Ghana, Soul Rebel feat Afro Moses dan Yopie Latul. Tidak ketinggalan musisi jazz-etnik asal Flores, Ivan Nestorman.

Ada pun sponshorship yang berpartisipasi dalam event JMFF-II antara lain PT Bank BCA, PT Sarana Multi Infrastuktur (Persero), Bank Bukopin, Indonesia Exim Bank, PT PP (Persero), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan HIMBARA (Himpunan Perbankan milik Negara) yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Festival ini difasilitasi oleh CAPA Resort Maumere managed by Sahid.

Sementara itu, Festival Director Warta Jazz, Agus Setiawan Basuni menegaskan, pihaknya menghadirkan pula grup reggae plus musisi dari luar negeri yang menjadi ciri khas MJFF. "Kita optimis. Pada pagelaran MJFF di tahun-tahun mendatang, semakin banyak musisi jazz manca negara yang berminat datang ke Maumere, Flores, NTT.

Sebagai inisiator penyelenggaraan event ini, Melki Mekeng yang juga anggota DPR RI dapil NTT 1 ini mengharapkan dampak sosial terutama sektor patiwisata dan pemberdayaan masyarakat melalui arus pariwisata.

"Pada tahun 2016, event yang sama mampu menyedot sekitar 7.000 penonton. Untuk event JMFF-II yang diorganisir oleh Jalamaya Productions ini, diperkirakan lebih dari 10.000 warga Maumere dan sekitarnya yang akan hadir menyaksikan kehebatan para musisi jazz nasional dan internasional. Animo masyarakat sangat luar biasa. Butuh sinergi lintas sektor," tandasnya.

Informasi lebih lanjut MJFF-II dapat diakses melalui portal online www.maumerejazz.com.

--- Guche Montero

Komentar