Breaking News

HUKUM Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Mantan Bupati Manggarai Barat 21 Feb 2021 16:49

Article image
Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula. (Foto: Kompas.com)
Dengan demikian, penetapan tersangka oleh Kejati NTT sudah sesuai prosedur.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula.

Agustinus menggugat jaksa soal penetapannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan aset milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang diduga merugikan negara Rp 3 miliar.

Melansir Kompas.com, Hakim tunggal Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Anak Agung Oka, menolak gugatan praperadilan yang dimohonkan Agustinus.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (18/2/2021).

Adapun amar putusan praperadilan yakni menolak semua dalil yang diajukan pemohon praperadilan.

Dalam pertimbangannya, hakim Anak Agung Oka menyampingkan keterangan dua saksi, yakni Fransiskus Harum (FH) dan saksi Zulkarnain Djuje (ZD) serta pendapat para ahli tata negara dan ahli pidana yang diajukan pemohon dalam persidangan.

Sebab, keterangan para saksi dan ahli sudah masuk dalam materi pokok perkara dan bukan soal prosedur penetapan pemohon sebagai tersangka oleh termohon (Kejaksaan Tinggi NTT).

Dengan demikian, penetapan tersangka oleh Kejati NTT sudah sesuai prosedur.

Terhadap putusan hakim tunggal praperadilan tersebut, Herry C Franklin selaku kuasa termohon Kajati NTT, menyampaikan terima kasih karena hakim sudah memeriksa secara obyektif seluruh dalil dan bukti yang diajukan pemohon dan termohon.

Lebih lanjut, Hendrik Tiip yang juga kuasa termohon mengatakan, dengan adanya putusan ini maka tindakan penyidikan yang dilakukan penyidik sah sesuai hukum acara.

Sehingga proses hukum terhadap tersangka Agus Ch Dula tetap dilanjutkan sampai dengan pelimpahan berkas ke Pengadilan Tipikor.

"Selaku kuasa termohon, kami akan laporkan (perihal putusan peradilan tersebut, red) kepada Kajati NTT selaku Pemberi Kuasa," kata Hendrik.

Sebelumnya, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), terkait kasus pemberian keterangan palsu dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Kerangan, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Jaksa juga memeriksa istri Agustinus yang berinisial MAMD, Senin (15/2/2021) siang.

--- Guche Montero

Komentar