Breaking News

POLITIK Hari ini, Puluhan Ribu Masyarakat NTT Hadiri Kampanye Jokowi di Kupang 08 Apr 2019 09:06

Article image
Capres Joko Widodo ketika berkunjung di Sumba, Provinsi NTT. (Foto: Ist)
Rombongan Jokowi akan disambut dengan penampilan budaya NTT, baik di Bandara El Tari Kupang, maupun di Lapangan Sitarda Lasiana.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Puluhan ribu orang akan hadir pada kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang berlangsung pada 8 April di lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Warga yang akan menghadiri kampanye Jokowi, lebih dari 30.000 orang. Massa berasal dari pengurus partai pendukung dan relawan serta warga setempat," kata Ketua Panitia Pelaksana Sekaligus Wakil Ketua TKD NTT, Jokowi-Amin, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Kupang, Minggu (8/4/2019).

Ketua DPD Partai Golkar NTT menambahkan, rombongan Jokowi diperkirakan akan tiba di Bandara El Tari Kupang pada sekitar 11.15 WITA.

Rombongan akan disambut dengan penampilan budaya NTT, baik di Bandara El Tari Kupang, maupun di Lapangan Sitarda Lasiana.

"Nanti akan ada penampilan dari berbagai etnis budaya NTT dalam penyambutan Pak Jokowi pada Senin, (8/4/2019)," kata Melkiades menambahkan.

Selain pagelaran budaya, dalam kampanye itu pun akan dimeriahkan penampilan sejumlah penyanyi asal NTT yang menjadi juara dalam ajang pencarian "The Voice Indonesia" yakni Mario G Klau, Aldo Longa dan Rambu Piras.

"Kami yang dipercayakan sebagai panitia, mengundang warga Kota Kupang untuk menghadiri acara kampanye ini, sebagai bentuk dukungan kita kepada pak Jokowi yang sudah sangat mencintai Indonesia dan NTT," katanya.

Panitia juga menyampaikan permohonan maaf terhadap warga Kota Kupang dan sekitarnya yang mungkin mengalami gangguan lalu lintas, saat acara kampanye berlangsung.

Sekretaris Panitia acara Raymundus Penananuba secara terpisah mengatakan, massa yang hadir nanti sebagian berasal dari luar Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

"Kita juga sudah konfirmasi, bahwa massa yang hadir dari Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan," pungkasnya. 

--- Redem Kono

Komentar