Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

MEGAPOLITAN Hari ini Jokowi Lantik Djarot Jadi Gubernur DKI Jakarta 15 Jun 2017 08:04

Article image
Djarot Saiful Hidayat yang akan dilantik hari ini menjadi Gubernur DKI Jakarta. (Foto: Ist)
Djarot akan menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta definitif sampai bulan Oktober. Tugasnya antara lain menyiapkan proses suksesi ke Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.coDjarot Saiful Hidayat akan dilantik Presiden Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta selama sisa masa jabatan tahun 2012-2017 di Istana Negara Jakarta, Kamis (15/6/2017) pagi.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Senin (5/6/2017) menjelaskan Djarot akan menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta definitif sampai bulan Oktober. Tugasnya antara lain menyiapkan proses suksesi ke Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan. 

"Tugas Pak Djarot mempersiapkan semuanya karena waktunya hanya empat, lima bulan. Dan tidak ada wakil gubernur karena hanya lima bulan," ujar Tjahjo.

Tjahjo juga menginformasikan kementeriannya sudah menyampaikan hasil Sidang Paripurna Istimewa DKI Jakarta tentang Pengunduran Diri Basuki Tjahaja Purnama dan Gubernur DKI Definitif kepada Presiden. 

Sebelum pelantikan Presiden akan menyerahkan Petikan Keputusan Presiden kepada Djarot, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencabut banding atas vonis dua tahun penjara yang diberikan majelis hakim. Pasca-keputusan mengejutkan itu, Ahok menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

Ahok sendiri sebelumnya telah memutuskan mencabut pemohonan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta atas vonis 2 tahun penjara majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Keputusan itu diambil setelah keluarga dan Ahok berembuk.

"Jadi kami sekeluarga setelah diskusi panjang, kita memutuskan untuk melakukan pencabutan banding dan besok kami akan menyampaikan alasannya," ujar adik Ahok, Fifi Lety Indra, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin 22 Mei 2017 sore.

--- Redem Kono

Komentar