Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

POLITIK Hasil Pilkada Serentak 2018, Pengamat: Jokowi di Atas Angin 02 Jul 2018 10:16

Article image
Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio. (Foto: Ist)
Menurut Hendri, kekuatan Jokowi semakin kuat jelang Pilpres 2019 karena dukungan sejumlah paslon terpilih usai penghitungan cepat dilakukan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Momen Pilkada Serentak 2018 membuat posisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada di atas angin di atas atau dominan atas pasangan capres yang lainnya menjelang Pilpres 2019.

Pendapat ini disampaikan pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio, Warung Daun, Cikini,Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018). Menurut Hendri, kekuatan Jokowi semakin kuat jelang Pilpres 2019 karena dukungan sejumlah paslon terpilih usai penghitungan cepat dilakukan. 

Mereka yang langsung memberikan dukungan kepada Jokowi usai quick count dilakukan di antaranya adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Keduanya diusung Nasdem, PPP, Hanura dan PKB .

Selain itu dukungan kepada Jokowi juga diberikan oleh paslon terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak. 

"Di Pilkada 2018 ini memang Jokowi di atas angin untuk 2019. Kalau sekarang kita lihat itu di atas angin semua, bayangin saja begitu selesai quick count itu, tuh berapa gubernur langsung: 'saya dukung Jokowi'," ujarnya.

Di sisi lain, posisi Jokowi yang kini di atas angin dinilai akan membuat sejumlah tokoh ingin menjadi calon wakil presiden untuknya.

"Tapi yang jelas dengan Jokowi di atas angin ini memang akhirnya banyak tokoh yang kembali rebutan ingin jadi wakilnya Pak Jokowi, kecuali Pak Prabowo," pugkas  Hendri.

--- Redem Kono

Komentar