Breaking News

LINGKUNGAN HIDUP Hindari Krisis Iklim, Goldsmiths University Larang Daging Sapi Masuk Kampus 14 Aug 2019 10:48

Article image
Kampus Goldsmiths University di London. (Foto: Goldsmiths University)
Mahasiswa juga akan dikenakan pajak 12 sen (Sekitar Rp 2 ribu) pada air botolan dan gelas plastik sekali pakai dalam upaya untuk mencegah penggunaannya.

LONDON, IndonesiaSatu.co – Daging sapi adalah lauk favorit bagi sebagian besar warga bumi. Namun tidak banyak yang tahu kalau produk ini tidak ramah lingkungan. Alasan inilah yang mendorong sebuah kampus di London, Inggris melarang para mahasiswa membawa daging sapi dan beberapa jenis daging lainnya seperti burrito dan daging domba untuk menghindari krisis iklim.

Goldsmiths University di London akan menghapus semua produk daging sapi dari kampusnya, kata rektor baru lembaga tersebut, karena berusaha menjadikan kampus netral karbon pada tahun 2025.

Sebagaimana dikutip Tempo.co  dari CNN (13/8/2019), langkah ini akan dimulai per September, ketika tahun akademik baru dimulai. Daging sapi dan produk sejenis akan dilarang di seluruh kantin, kafe, atau toko makanan di kompleks kampus.

Mahasiswa juga akan dikenakan pajak 12 sen (Sekitar Rp 2 ribu) pada air botolan dan gelas plastik sekali pakai dalam upaya untuk mencegah penggunaannya, di mana uang yang dihimpun akan digunakan untuk "dana inisiatif mahasiswa hijau".

"Mendeklarasikan keadaan darurat iklim tidak bisa hanya dengan kata-kata kosong," kata kepala universitas Frances Corner.

"Saya benar-benar percaya kita menghadapi momen yang menentukan dalam sejarah global dan Goldsmiths sekarang berdiri bahu membahu dengan organisasi lain yang bersedia untuk membunyikan alarm dan mengambil tindakan segera untuk mengurangi penggunaan karbon."

--- Simon Leya

Komentar