Breaking News
  • Indonesia-Australia jajaki tarif 0 persen untuk tiga komoditas
  • Kemendag amankan minuman beralkohol tanpa izin impor
  • Laos tertarik alutsista dan pupuk Indonesia
  • OJK: Masyarakat banyak belum paham fungsi produk jasa keuangan

NASIONAL Indonesia-Laos Sepakati Tiga MoU 13 Oct 2017 04:56

Article image
Presiden Jokowi dan PM Laos menyaksikan penandatanganan Mou kerja sama Indonesia-Laos. (Foto: Humas Setpres)
PM Laos Thongloun Sisoulith dalam konferensi pers bersama Presiden Jokowi meyakini bahwa Laos dan Indonesia akan terus memperkuat kerja sama di bidang keamanan, perdagangan, perekonomian, investasi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pertemuan bilateral antara delegasi Pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi Pemerintah Republik Demokratik Laos yang dipimpin oleh Thongloun Sisoulith, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/10/2017) siang, telah menghasilkan 3 (tiga) kesepakatan kerja sama (MoU).

Ketiga MoU yang ditandatangani perwakilan kedua pemerintah itu adalah:  1. MoU kerja sama di bidang pendidikan; 2. MoU di bidang pendidikan tinggi; dan 3. MoU di bidang pengawasan terhadap peredaran narkotika dan obat-obat terlarang.

PM Laos Thongloun Sisoulith dalam konferensi pers bersama Presiden Jokowi meyakini bahwa Laos dan Indonesia akan terus memperkuat kerja sama di bidang keamanan, perdagangan, perekonomian, investasi dan juga ke depan kerja sama kita di berbagai tingkat baik di regional maupun internasional.

Dia juga mengatakan bahwa sebagai sesama anggota ASEAN akan terus berusaha berkontribusi pada peningkatan peran di level regional dan internasional.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Laos kami menyampaikan terima kasih yang sangat tulus kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya di berbagai bidang kepada kami dan berkontribusi juga pada peningkatan sosial ekonomi di Laos,” katanya menambahkan.

Tampak hadir dalam kesempatan itu Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menristekdikti M. Nasir, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso.

--- Redem Kono

Komentar