Breaking News
  • Kapolda resmikan Bhayangkara Papua Football Academy
  • Kemen-PUPR tingkatkan kapasitas pekerja konstruksi dengan sertifikasi
  • Presiden Jokowi bersarung "blusukan" ke Mal Mataram
  • Pusat Konservasi Elang Kamojang lestarikan populasi elang jawaPusat
  • Wamen ESDM kaji FSRU penuhi pasokan gas

FILM Indro Perkenalkan Warkop DKI Generasi Baru 09 Jun 2016 22:29

Article image
Warkop DKi Reborn. (Foto: ist)
"Sebagai Indro, saya panggil Tora Sudiro. Sebagai Dono, Abimana Aryasatya. Sebagai Kasino, Vino G Bastian…”

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Setelah menunggu penantian panjang dan kerinduan dengan sang komedian legendaris, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, hadir untuk menghibur masyarakat Indonesia. Film yang diproduksi oleh Falcon Pictures ini dibintangi oleh Abimana Aryasatya (Dono), Vino G Bastian (Kasino) dan Tora Sudiro (Indro).

Saat peluncuran poster Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, selaku Eksekutif Produser, Indro, dengan bangga memamerkan ketiga aktor ini untuk melestarikan Warkop DKI pada masanya.

"Sebagai Indro, saya panggil Tora Sudiro. Sebagai Dono, Abimana Aryasatya. Sebagai Kasino, Vino G Bastian. Prosesnya lama banget, hampir satu tahun. Banyak pertimbangan ya, karena ini hak kekayaan intelektual yang dipegang anak-anaknya Dono, Kasino dan saya. Kami tidak menggantikan, tapi mau melestarikan Warkop DKI," kata Indro di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (9/6).

Indro dan Anggy Umbara selaku sutradara memilih aktor sesuai dengan karakter. Tentunya banyak tantangan yang dihadapi Anggy untuk sebuah legenda yang harus dihidupkan kembali. "Mereka akting di depan kamera, saya nangis," ucap Indro.

Lantas bagaimana tanggapan ketiga aktor ternama ini memerankan ketiga komedian legendaris itu? "Saya kan agak bungkuk, Om Indro tegap, jadi selalu diingetin. Yang paling rajin nonton film Warkop terus-terusan ya Vino, luar biasa dia mah," ujar Tora.

"Kami bertiga tidak berniat menggantikan Warkop DKI, karena mereka the legend. Warkop ini pahlawan di dunia hiburan Indonesia," timpal Vino.

--- Sandy Romualdus

Komentar