Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

MAKRO Ini Tiga Inovasi PPID Kemenkeu 12 Dec 2017 18:42

Article image
Staff Ahli Menkeu, Susiwijono memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Penerapan PMK Nomor 200/PMK.01/2016 (12/12). (Foto: Ist)
Inovasi yang dibuat oleh PPID Kemenkeu dalam upayanya untuk selalu mengumumkan dan menyediakan, dan memutakhirkan informasi yang dapat diakses oleh publik.

JAKARTA IndonesiaSatu.co -- Staf Ahli bidang Organisasi, Birokrasi dan Teknologi Informasi (OBTI) Susiwijono menyampaikan bahwa demi menjaga amanah negara dan kepercayaan publik, maka pemerintah harus transparan sesuai dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna informasi publik, serta harus dapat diperoleh oleh setiap pemohon informasi publik secara cepat dan tepat waktu,” ujarnya di Aula Mezzanine, gedung Djuanda 1 Kantor Pusat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta, Selasa (12/12).

Dalam kesempatan itu Susiwijono mewakili Sekretaris Jenderal memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Penerapan PMK Nomor 200/PMK.01/2016.

Susiwijono juga memaparkan 3 Inovasi yang dibuat oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu dalam upayanya untuk selalu mengumumkan dan menyediakan, dan memutakhirkan informasi yang dapat diakses oleh publik.

Inovasi pertama yang dibuat oleh PPID Kemenkeu adalah merumuskan konsekuensi dari setiap informasi di Kemenkeu yang dinilai perlu dikecualikan untuk tidak diberikan kepada pemohon informasi.

Kedua, membuat aplikasi e-PPID versi mobile yang dapat diakses oleh pemohon informasi melalui smart phone.

Ketiga, berkolaborasi dengan Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan (Pusintek) telah berhasil mengembangkan aplikasi Sistem Informasi (SI) PPID. “Kiranya inovasi-inovasi tersebut dapat di kembangkan, sehingga terwujud kinerja PPID di lingkungan Kementerian Keuangan yang Professional, Responsive, Inovative, Modern, dan Enthusiastic,” ujarnya.

Menutup sambutannya ia berharap pada kegiatan ini dapat menjadi wadah pengelola PPID di lingkungan Kemenkeu untuk saling berbagi pengalaman dan memberi masukan dalam meningkatkan informasi publik baik di kantor pusat, maupun pada unit vertikal.

--- Sandy Romualdus

Tags:
Kemenkeu PPID

Komentar