Breaking News

INFRASTRUKTUR IRCI Dukung Pemberdayaan SDM Papua Perbatasan jadi Pilot Program Nasional 07 Aug 2021 23:31

Article image
Direktur IRCI, Gabriel De Sola. (Foto: Ist)
Dalam programnya, Bupati Spei berencana mengembangkan Kawasan Terpadu Universitas Okmin Papua berbasis Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di Distrik Batom, yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Presentasi Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST, Msi dalam webinar yang diselenggarakan Vox Point Indonesia pada Selasa (27/72021) lalu tentang Transportasi Ujung Tombak Pembangunan Papua, menggugah nurani anak bangsa terutama Menteri Perhubungan RI, Bapak Budi Karya Sumadi yang juga Narasumber dalam kegiatan tersebut.

Bupati Pegunungan Bintang mengingatkan bahwa wilayah Pegunungan Bintang termasuk wilayah terdepan NKRI yang berhadapan dengan Papua Nugini, sangat strategis dan memiliki potensi Sumber Daya Mineral.

Dalam programnya, Bupati Spei berencana mengembangkan Kawasan Terpadu Universitas Okmin Papua berbasis Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di Distrik Batom, yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.

Adapun Kawasan Terpadu di Batom ini akan membuka isolasi sekaligus menjadi Kota Satelit baru. Di kawasan ini akan dibangun Kampus universitas Okmin Papua, Anthroplogy Papua Center, Green Food Industry, Biodiversity dan Agroforestry, Biocyclofarming, New dan Renewable Energy Center, Kebun Raya, Bandara dan akses jalan dari Keerom dan dari Boven Digul menuju Batom.

Wilayah Distrik Batom ini dapat dijadikan Pilot Program Nasional lintas Kementerian dan Lembaga Negara untuk mempersiapkan SDM Papua Perbatasan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Asli Papua di Pegunungan.

Terpanggil untuk mendukung Program Strategis Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Direktur Institute for Research, Consultation and Information of International Investment (IRCI), Gabriel De Sola, dalam rilis kepada media ini, Kamis (5/8/2021) menyatakan dukungan melalui beberapa poin rekomendasi;

Pertama, mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Ristekdikti untuk segera memberikan izin pendirian Universitas Okmin Papua.

Kedua, mendesak Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi untuk segera membangun Bandara Udara di Kawasan Terpadu Universitas Okmin Papua, Distrik Batom, Pegunungan Bintang sekaligus menyediakan sarana transportasi darat dari Utara yakni Keerom menuju Batom dan dari selatan Merauke, Bovendigul menuju Batom.

Ketiga, mendesak Menteri PUPR untuk segera membangun kampus Universitas Okmin Papua dan prasarana pendukung, juga membangun jalan dan jembatan dari utara yakni Keerom menuju Kawasan Terpadu Universitas Okmin Papua dan dari Selatan yakni Merauke dan Bovendigul.

Keempat, mendesak Menteri Pertanian dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mendukung Pegunungan Bintang menjadi pilot program agro industri dan agrowisata berbasis komunitas budaya Papua.

Kelima, mendesak Kementerian dan Lembaga terkait lainnya untuk menjadikan Wilayah Perbatasan Pegunungan Bintang dengan Papua Nugini sebagai Pilot Program Nasional pemberdayaan SDM dan pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat Papua perbatasan di wilayah tengah yakni Pegunungan Bintang.

--- Guche Montero

Komentar