Breaking News

NASIONAL Jadi Ketua BNPB, Doni Monardo Bicara Pendidikan Kebencanaan 10 Jan 2019 07:00

Article image
Pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo di Istana. (Foto: Ist)
Dalam kesempatan itu Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan, bahwa dari hasil kajian dan riset sejumlah pakar di bidang kebencanaan, ada sejumlah potensi megathrust di beberapa wilayah.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk melakukan tugas negara. Ia berjanji akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal.

“Sore ini saya akan menerima briefing dari seluruh pejabat di BNPB, selanjutnya saya akan melakukan berbagai langkah untuk turun ke lapangan,” kata Doni kepada wartawan usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2018) pagi.

Mengenai prioritas yang akan dilakukannya selaku Kepala BNPB, Doni mengatakan, akan menyelesaikan beberapa wilayah yang mengalami bencana, baik itu di Lombok, di Palu, dan terakhir di Banten dan Lampung, serta Cisolok di Sukabumi Selatan.

Selain itu, menurut Doni, BNPB akan menyusun sebuah program untuk memperluas mitigasi bencana.

 “Mudah-mudahan ini akan sampai ke tingkat desa, bahkan sampai ke tingkat RW nantinya. Dan seluruh komponen harus kita libatkan,” terang Doni.

Mengenai kemungkinan mitigasi bencana masuk ke kurikulum pendidikan, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo mengatakan, dirinya akan memantau perkembangan, sejauh mana konsep atau program pembelajaran bagi para pelajar. Doni mengisyaratkan, bukan hanya di tingkat sekolah menengah, tapi juga sekolah dasar dan taman kanak-kanak (TK) juga.

“Termasuk daerah-daerah yang rawan bencana, potensi bencana yang besar, mungkin dari rumah tangga dari balita juga sudah disampaikan sehingga kesiapannya akan lebih maksimal,” ujar Doni.

Dalam kesempatan itu Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan, bahwa dari hasil kajian dan riset sejumlah pakar di bidang kebencanaan, ada sejumlah potensi megathrust di beberapa wilayah. Menurut Doni, tentu ini harus disampaikan kepada publik dengan cara-cara yang tepat, sehingga semua kawasan yang nantinya menjadi potensi bencana sudah mempersiapkan diri.

--- Redem Kono

Komentar