Breaking News

HANKAM Jadi KSAD, Ini Karier Cemerlang Jenderal Andika 22 Nov 2018 12:25

Article image
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa. (Foto: Ist)
Enam bulan menjabat sebagai Dan Kodiklat TNI AD, Andika dipromosikan sebagai Pangkostrad menggantikan Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) Andika Perkasa diangkat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Letjen Andika dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/11/2018) pagi.

Pelantikan Andika Perkasa sebagai KSAD dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/TNI/2018, tanggal 22 November 2018, yang dibacakan oleh Sekretaris Militer (Sesmil) Marsekal Tresno Hendradi.  Ia menggantikan Jenderal TNI Moelyono yang akan segera memasuki masa pensiun.

Karir prajurit kelahiran 21 Desember 1964 ini tergolong cemerlang. Pada 8 November 2013,  Andika Perkasa diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD, dan pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).

Pada 20 Oktober 2015, Andika Perkasa dilantik menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) menggantikan Mayjen Doni Munardo, dan juga mendapatkan kenaikan pangkat sebagai Mayor Jenderal.

Pada 2016, Andika Perkasa diangkat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura.

Selanjutnya, pada 15 Januari 2018, Andika Perkasa dipromosikan sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD dengan pangkat Letnan Jenderal.

Enam bulan menjabat sebagai Dan Kodiklat TNI AD, Andika dipromosikan sebagai Pangkostrad menggantikan Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri.

Kini, di usianya yang ke 54, Andika Perkasa resmi menyandang jenderal bintang 4, setelah Presiden Jokowi melantiknya sebagai KSAD menggantikan Jenderal Moelyono.

--- Redem Kono

Komentar