Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

REGIONAL Jadikan Ekonomi Sebagai Sokoguru Pembangunan, HIPMI Siap Hadirkan Empat Calon Gubernur NTT Saat Rakerda 10 Feb 2018 01:28

Article image
HIPMI NTT Saat menggelar Konferensi Pers di Kupang menjelang Rakerda (Foto: portalntt.com)
“Faktor ekonomi selalu berhubungan dengan kewirausahaan (pengusaha). Bagaimana menempatkan ekonomi sebagai sokoguru pembangunan NTT? Kami beralasan, keempat tokoh ini berkompeten karena memiliki latar belakang sebagai pengusaha selain sebagai politisi. J

KOTA KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 13 Februari mendatang. Dengan menekankan ekonomi sebagai sokoguru pembangunan, HIPMI NTT dipastikan siap hadirkan keempat Calon Gubernur NTT yakni Benny K. Harman, Esthon Foenay, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Marianus Sae sebagai pemateri pada kegiatan Rakerda yang akan dibuka oleh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Ketua Umum HIPMI NTT, Arthur Lay menegaskan bahwa tujuan kehadiran keempat Calon Gubernur NTT pada kegiatan ini yakni selain memberikan pembekalan kepada pengurus HIPMI yang baru, juga karena latar belakang keempat Calon Gubernur tersebut adalah pengusaha.

“Kita pastikan keempat Calon Gubernur NTT ini akan hadir sebagai pemateri karena memiliki latar belakang pengusaha. Dalam konteks pembangunan di NTT, faktor ekonomi tentu menjadi salah satu sektor penting yang perlu dikaji bersama, juga menjadi input bagi HIPMI NTT Ke depan. Kami sudah menyiapkan materi untuk dipresentasikan dan menjadi kajian bersama,” ungkap Arthur saat menggelar konferensi pers di Kupang, Jumat (09/02/18).

Arthur menambahkan bahwa kehadiran keempat Calon Gubernur NTT ini terlepas dari kepentingan politik menjelang Pilkada 2018, terutama konsep ekonomi dan kewirausahaan dalam aspek pembangunan NTT, menjadi segmen penting yang dapat disinergiskan dengan sektor lain dalam ruang lingkup pembangunan dan kemajuan NTT.

“Faktor ekonomi selalu berhubungan dengan kewirausahaan (pengusaha). Bagaimana menempatkan ekonomi sebagai sokoguru pembangunan NTT? Kami beralasan, keempat tokoh ini berkompeten karena memiliki latar belakang sebagai pengusaha selain sebagai politisi. Jadi, tidak salah para Calon Gubernur NTT ini diundang hadir pada acara Rakerda ini,” lanjut Arthur.

Senada yang disampaikan Arthur, Yohanes Masteriano yang akrab disapa Yuston, kepada media ini menerangkan bahwa kegiatan Rakerda HIPMI NTT tidak bertendensi sebagai ruang kampanye politik, melainkan dikemas dalam situasi rapat kerja HIPMI.

“Kami menyiapkan materi yang konsen terhadap faktor ekonomi dan kewirausahaan sehingga apa yang dipresentasikan oleh keempat Calon Gubernur ini dapat menjadi pedoman dan landasan bagi HIPMI NTT guna memberi kontribusi terhadap aspek pembangunan dan kemajuan di NTT. Artinya, HIPMI NTT bisa menjadi salah satu mitra strategis sektor kewirausahaan dalam bingkai pembangunan NTT ke depan,” terang Yuston.

Yuston mengharapkan agar kehadiran para Calon Gubernur NTT pada kegiatan HIPMI ini membuka wahana dan persepektif publik terutama generasi muda NTT untuk tidak hanya menjadi generasi pencari kerja di tengah minimnya peluang lapangan kerja, melainkan terutma membangun pemahaman (mindset) baru untuk mampu menciptakan lapangan kerja.

“Harus diakui, sektor ekonomi selalu menjadi realita problematis antara peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda NTT ke depan. Diharapkan, kegiatan ini membuka gairah baru dunia usaha. Keempat tokoh Calon Gubernur yang dihadirkan pada kegiatan ini, selain secara internal memberi warna pembekalan bagi pengurus HIPMI, juga diharapkan mendorong penguatan ekonomi sebagai aspek substansial pembangunan di NTT,” tandas Yuston.

--- Guche Montero

Komentar