Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

BOLA Jelang Brazil vs Belgia, Kompany dan Miranda Bersitegang 06 Jul 2018 06:14

Article image
Bek belakang Brazil, Miranda. (Foto: Ist)
Saat konferensi pers, Kompany menyebut Brasil "secara individu adalah tim terkuat pada Piala Dunia ini". Namun dia juga mengatakan tidak ada pemain Belgia yang "akan tidur malam hari memikirkan kami sudah kalah dari Brasil."

MOSCOW, IndonesiaSatu.co -- Kapten sekaligus pemain bertahan Belgia Vincent Kompany menabuh genderang perang pada pertandingan perempatfinal Piala Dunia antara Brazil vs Belgia Jumat (6/7/2018) malam nanti.

Saat konferensi pers, Kompany menyebut Brasil "secara individu adalah tim terkuat pada Piala Dunia ini". Namun dia juga mengatakan tidak ada pemain Belgia yang "akan tidur malam hari memikirkan kami sudah kalah dari Brasil."

Kompany menambahkan bahwa Belgia akan melihat "lawan di depan mata mereka" ketika mereka berlaga di Kazan Arena pada perempatfinal Piala Dunia di Rusia.

Serangan Kompany tersebut dijawab bek Brazil, Miranda. Miranda, yang akan menjadi pemain Brasil keempat yang mengenakan ban kapten dalam turnamen itu mengatakan bahwa Kompany sedang berusaha memompa semangat timnya.

“Provokasi yang dimaksud Kompany untuk menyembunyikan rasa takutnya", ungkap Miranda.

"Kami tahu semua jenis provokasi, itu cara untuk menyembunyikan rasa takut Anda. Anda harus mempersiapkan diri terutama melawan tim nasional Brasil, dan seorang pemimpin seperti Kompany harus menunjukkan kepercayaan diri kepada rekan-rekan setimnya, seperti pemain kami yang lebih berpengalaman juga harus menunjukkan rasa percaya diri sebagai tindakan kepada rekan setim kami."

Pertandingan ini akan mempertemukan dua tim papan atas Piala Dunia, dengan pertahanan keras Brasil melawan ancaman serangan Belgia.

Brasil hanya kemasukan satu gol dalam empat pertandingan terakhir, dengan pemain Inter Milan (Miranda) memainkan sebagian besar lini pertahanan bersama mitranya, bek tengah Thiago Silva.

Pasangan pemain ini telah dimainkan pada semua pertandingan tetapi mungkin mereka akan menghadapi ujian terbesar saat menghadapi lini depan Belgia yang mengandalkan kekuatan serta ketajaman Romelu Lukaku dan Eden Hazard.

Miranda mengatakan, juara dunia lima kali Brasil tidak bisa terlalu fokus mematikan pemain individu, karena mereka berusaha mencapai semifinal melawan Prancis atau Uruguay.

"Belgia bukan hanya Lukaku. Tentu saja mereka memiliki serangan yang sangat tajam, tetapi cara utama untuk menghentikan lawan adalah menyadari semua tugas pemain di lapangan. (Mereka memiliki) pemain-pemain berkualitas tinggi, mereka sangat terampil dan berkinerja tinggi, jadi pertahanan kami akan sangat siap untuk menetralkan semua serangan lawan."

--- Redem Kono

Komentar