Breaking News

OLAHRAGA Jelang Duel Panas: Thurman Sesumbar, Pacquiao Merendah 20 Jul 2019 19:15

Article image
Manny Pacquiao versis Keith Thurman jelang perebutan sabuk juara WBA Super. (Foto: boxingscene.com)
"Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk menghancurkan legenda dan saya bisa menciptakan sejarah," kata Thurman.

LOS ANGELES, IndonesiaSatu.co-- Duel panas antara petinju Amerika Serikat (AS), Keith Thurman versus legendaris Filipina, Manny 'Pac-Man' Pacquiao akan digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Sabtu (20/7/19) waktu setempat atau Minggu (21/7) pagi WIB.

Keith Thurman kembali sesumbar akan mampu mengkanvaskan Manny Pacquiao dalam pertarungan perebutan sabuk juara WBA Super tersebut.

Petinju kelahiran Clearwater, Florida, 23 November 1988 itu sesumbar bakal melakukan pendekatan agresif ke dalam pertarungan saat mengejar kemenangan empatik melawan ikon tinju Filipina itu.

Petinju tak terkalahkan itu mengaku bahwa duel ini merupakan kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk mengalahkan legenda. Kemenangan akan tercatat dalam sejarah mengingat Pacquiao bakal menjalani pertarungan ke-71 dalam karier profesionalnya.

"Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk menghancurkan legenda dan saya bisa menciptakan sejarah," kata Thurman dikutip dari ABS-CBN, Rabu (10/7).

"Jika Manny Pacquiao adalah orang yang mengalahkan saya, dia adalah orang yang mengalahkan saya. Saya akan menjabat tangannya setelah pertarungan dan memberi selamat kepadanya. Memang begitu. Tapi ketika Keith Thurman masuk ke ring, kamu berurusan dengan Keith Thurman. Dan dia orang jahat," sambung Thurman.

Karier Pacquiao di atas ring tinju sebenarnya belum sepenuhnya berakhir. Dalam dua pertarungan terakhir, petinju berusia 40 tahun itu mampu mengalahkan Lucas Matthysse dan Adrien Broner.

Meski demikian, Thurman tak menganggapnya sebagai ancaman. Dikatakannya, Pacquiao tampaknya ingin menunjukkan kehebatannya dengan mengajak berduel.

"Manny ingin membuktikan kehebatannya. Dia masih meraih popularitas pada usia 40 dan itu menganggumkan. Saya terkesan dengan penampilannya melawan Adrien Broner. Itu menginspirasi. Setelah mengawasinya, saya turun ke jalan dan berlari pukul satu pagi. Karena saya baru saja menyaksikan seorang pria berusia 40 tahun memukul seorang pria yang jauh lebih muda," sesumbar Thurman.

"Manny telah melakukan begitu banyak, tetapi dia ingin melakukan lebih banyak. Saya juga ingin melakukan lebih, dan pada tanggal 20 (waktu sempat) saya ingin menunjukkan lebih banyak padamu," klaim Thurman.

Manny: Buktikan di Atas Ring

Menanggapi pernyataan Thurman, petinju Filipina itu bersikap tenang. Seperti dilansir The Manila Times, Jumat (19/7/19), Pacquiao sama sekali tidak terpengaruh dengan pernyataan Thurman.

"Saya selalu tersenyum apa pun yang dikatakan Thurman. Sangat mudah untuk mengatakan sesuatu, tetapi tidak mudah untuk melakukannya di atas ring. Saya sudah berada dalam olahraga ini lebih lama dari Thurman. Jadi pengalaman saya akan menjadi perbedaan,"kata petinju berjuk Pac-man ini.

Menurutnya, Thurman adalah sosok yang hanya pandai bicara.

"Itu gaya Thurman untuk banyak bicara. Seperti yang saya katakan, itu memberi saya lebih banyak motivasi untuk fokus dan banyak membantu saya menjelang pertarungan ini," ungkap Manny.

Soal hasil pertarungan, Pacquiao menandaskan tidak banyak berjanji untuk menganvaskan sang lawan.

"Saya tidak memperkirakan akan terjadi Knock Out (KO). Tapi kami melakukan yang terbaik di kamp pelatihan. Saya fokus dan termotivasi, jadi kita lihat saja nanti di atas ring. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membuat para penggemar senang," kata Anggota Senator Filipina ini.

“Saya siap secara fisik, juga siap secara rohani. Harapannya pertarungan nanti akan berlangsung menarik, jadi saksikan pada hari Sabtu. Cara Thurman berbicara hari ini, saya harap dia akan hidup sampai hari Sabtu,” ketusnya.

“Perasaan saya saat ini adalah kebahagiaan dan kegembiraan untuk membuktikan bahwa pada usia 40, saya masih bisa menunjukkan yang terbaik. Saya merasa seperti saya berusia 29 tahun. Saya memilih Keith Thurman karena dia tidak terkalahkan dan saya ingin membuktikan bahwa pada usia 40 saya masih bisa mengalahkan petarung hebat seperti Keith," tukas Pac-man.

--- Guche Montero

Komentar