Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

BOLA Jelang Final ETMC, Kletus M Gabhe: Ende Tim Tangguh 09 Aug 2017 16:48

Article image
Pelatih PSN Ngada Kletus M Gabhe. (Foto: Guche Montero)
Laga final antara PSN Ngada melawan tuan rumah Perse Ende diperkirakan akan berlangsung ketat dengan dukungan ribuan suporter kedua tim.

ENDE, IndonesiaSatu.co -- PSN Ngada menang dengan skor mencolok 4-0 atas Persab Belu pada laga semifinal El Tari Memorial Cup (ETMC) 2017 yang berlangsung di stadion Marilonga, Ende, Selasa (8/8/17) malam. Namun, pelatih PSN Kletus M Gabhe tetap memilih "membumi" dengan mengakui ketangguhan tim tuan rumah Perse Ende yang menjadi lawan PSN Ngada di partai final, Rabu (9/8/2017) malam.

Kepada awak media, Kletus mengomentari performa anak-anak asuhnya yang tetap tampil prima pada laga semifinal hingga berhasil mencapai final.

"Dengan menyaksikan performa anak-anak Ngada malam ini, layak kalau kami ke final. Mereka tampil konsisten selama pertandingan dan mengoptimalkan peluang mencetak gol. Kerjasama dan kekompakan tim sangat terlihat di setiap lini. Mereka bermain sebagai tim tanpa meremehkan lawan yang juga tampil dengan kualitas terbaik mereka hingga menciptakan sejumlah peluang mencetak gol. Anak-anak sudah termotivasi bahwa setiap laga adalah final sehingga mereka menunjukkan daya juang dan semangat yang tinggi," katanya.

Mantan kreator lini tengah PSN Ngada ini mengakui bahwa secara mental dan stamina, anak-anak Laskar Inerie selalu optimis dan semua pemain bersedia untuk dirotasi.

"Sejak memasuki babak perempat final, tentu stamina pemain sedikit terkuras karena tim-tim yang lolos dari babak penyisihan memiliki skill dan kualitas mumpuni. Beberapa kali kami berani melakukan rotasi dan pergantian pemain guna memacu mental dan daya juang mereka. Termasuk pertandingan malam ini, beberapa pemain dirotasi agar stamina tetap terjaga menghadapi laga final," lanjutnya.

Setelah menyingkirkan tim kuat Belu dan menantang tuan rumah Ende, pelatih yang sempat membawa PSN Ngada sebagai runner up Liga Nusantara 2016 ini tidak jumawa sembari menyanjung tim tuan rumah Ende.

"Ende tim yang tangguh. Mereka terkoordinasi secara baik di setiap lini dan memiliki daya juang dan kekompakan tim. Semoga laga final menjadi partai yang seru dan menarik ditonton. Kedua tim tentu turun dengan skuad terbaik dengan kualitas mumpuni para pemain. Diperkirakan laga berlangsung ketat dengan dukungan ribuan supporter dari kedua tim. Kami tidak bisa memprediksi hasil pertandingan. Semua akan dibuktikan di atas lapangan pertandingan. Keduanya sama-sama berpeluang memenangkan laga," ungkapnya.

Menanggapi dukungan dari ribuan suporter dari kedua tim, pelatih berpembawaan tenang ini berpendapat bahwa dukungan suporter sangat penting untuk menyemangati tim kesayangan mereka di setiap laga. Namun faktor yang sangat menentukan adalah kondisi internal tim; mental, stamina, saling percaya, kekompakan, daya juang juga kejelian pelatih melihat kelebihan dan kelemahan timnya.

Selain itu, faktor eksternal (suporter) memang penting namun yang menentukan hasil pertandingan adalah para pemain (tim) sendiri.

"Jika kami mampu menjaga performa seperti laga melawan Belu, maka sesuatu bisa terjadi. Semoga dukungan suporter dari kedua tim tetap menjunjung tinggi sportivitas sehingga laga final dapat menyajikan tontonan menarik bagi penonton dari berbagai daerah. Kami berharap agar apa pun hasil dan siapa pun yang keluar sebagai juara ETMC 2017 ini menunjukkan wajah sepakbola NTT untuk mengorbitkan sepakbola NTT di kancah nasional," pungkasnya.

 

--- Guche Montero

Komentar