Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

POLITIK Jelang Pilpres 2019, Demokrat Mulai Merapat ke PDI Perjuangan 23 Feb 2018 15:27

Article image
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: actual.com)
Jokowi sudah selayaknya harus bisa merangkul semua golongan. Sehingga, PDI Perjuangan mendukung jika Jokowi bisa hadir dalam rakernas yang digelar parpol-parpol lain, termasuk PD.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Hubungan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Partai Demokrat (PD) Soesilo Bambang Yodhoyono (SBY) yang selama ini beku tampak mulai menunjukkan tanda-tanda akan mencair. Dan sosok yang bakal membuat dua partai yang selama ini selalu berseberangan berubah menjadi koalisi adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal ini terlihat dengan semakin gencarnya AHY membangun relasi dengan kubu partai berlambang banteng dengan moncong putih. Seperti gencar diberitakan media, AHY akhir-akhir ini sangat berkeinginan untuk menjalin dialog dengan Megawati Soekarnoputri.

Melalui Wakil Ketua Dewan Pembina Agus Hermanto, PD menyatakan menyatakan pihaknya sangat terbuka untuk membangun komunikasi politik dengan partai lain, terlebih lagi itu menyangkut Pilpres 2019.

Jalinan komunikasi antara PDI Perjuangan dan PS tidak lain karena adanya keinginan PD untuk mengusung kader terbaiknya, AHY untuk maju dalam Pilpres 2019, entah sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden.

“Karena seluruh kader Demokrat di bawah itu menginginkan agar AHY bisa menjadi pemimpin, leader baik itu capres maupun cawapres,” ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (23/2).

Hanya saja, pertemuan AHY dan Megawati belum dapat dipastikan secara pasti, kapan akan dilaksanakan. Selain itu, ia juga tidak ingin berbicara terlalu jauh terkait kemungkinan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2019.

“Tentunya kami belum sampai pada pembicaraan lebih dalam soal itu (koalisi PDIP-Demokrat di Pilpres 2019). Kita lihat nanti, tapi kita tetap jalin komunikasi dengan partai lain,” imbuh Wakil Ketua DPR itu seperti dikutip kumparan.com.

Ia menyampaikan, saat ini partainya tengah mempersiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan digelar pada 11-12 Maret mendatang. Rencananya, Rakernas untuk pengukuhan pencalonan AHY dalam Pilpres 2019 itu akan mengundang Presiden Joko Widodo.

“Iya rencananya memang kita undang presiden dalam rakernas demokrat nantinya,” tutur Agus.

 

Undang Presiden
PD berencana akan mengundang Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional Maret mendatang. Salah satu agenda dalam rakernas itu adalah pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono dalam laga Pilpres 2019.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sebelumnya PD memang sudah melakukan komunikasi dengan PDI Perjuangan. Bahkan, ketika mengambil nomor undian partai di KPU beberapa waktu yang lalu, AHY meminta kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk berdialog.

"Pak AHY juga menyampaikan kepada Ibu Mega untuk melakukan dialog. Itu hal positif. Politik harus bisa dilakukan dengan dialog. Siapapun dan sikap PDIP, termasuk yang memberikan kritik paling keras pada PDIP kami siap berdialog," ucap Hasto, dalam acara Rakernas PDIP di Bali, Jumat (23/2/2018).

Hasto melanjutkan, rencananya, PDI Perjuangan akan melakukan pertemuan resmi dengan PD setelah Rakernas PDI Perjuangan selesai digelar. "Nanti setelah rakernas ini kita akan lakukan dialog tersebut," tuturnya.

Dia juga mengatakan, sebagai presiden, Jokowi memang sudah selayaknya harus bisa merangkul semua golongan. Sehingga, PDI Perjuangan mendukung jika Jokowi bisa hadir dalam rakernas yang digelar parpol-parpol lain, termasuk PD.

"Presiden Jokowi menjadi representasi dari seluruh rakyat. Beliau berdiri di atas semua golongan. Beliau berdiri untuk membawa semangat kebersamaan bagi bangsa ini sehingga kami memberi dukungan untuk Pak Jokowi hadir di dalam acara parpol," tuturnya.

Dalam Rakernas PDI Perjuangan ini mengusung tema 'Pola Pembangunan Berdikari Untuk Indonesia Raya'. Acara ini digelar mulai dari tanggal 23 Februari hingga 25 Februari 2018. Seluruh agenda ini nantinya dilakukan secara tertutup.

Salah satu hal yang akan menjadi agenda pembahasan rakernas adalah soal strategi partai ddalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019. Sejumlah pengurus PDIP juga dijadwalkan hadir dalam rrakornas, seperti Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo, Puti Guntur Soekarno hingga Giri Ramanda Kiemas.

--- Simon Leya

Komentar