Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

MUSIK Jenderal AM Hendropriyono di Mata Para Mantan Ketum PAPPRI 28 Nov 2017 16:40

Article image
Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono dan mantan Ketua Umum PAPPRI Tantowi Yahya. (Foto: Bintang.com)
PAPPRI membutuhkan sosok pemimpin yang suka musik, punya network yang luas, baik ke pemerintah maupun swasta. Figure ini ada sama Pak Hendropriyono. Jadi saat ini beliau merupakan figur yang paling pas untuk memimpin PAPPRI.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co Ketua Umum PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, Senin (27/11/2017) malam telah melantik dan mengukuhkan kepengurusan PAPPRI periode 2017-2022.

Hendro terpilih menjadi Ketua Umum pada Rakernas PAPPRI yang digelar di Jakarta pada 9 – 11 Maret 2017 lalu, menggantikan penyanyi dan sekaligus anggota DPR Tantowi Yahya. AM. Hendropriyono yang lebih dikenal sebagai tokoh militer dan intelijen tercatat menjadi Ketua Umum PAPPRI ke-5.

Dalam sambutannya, Hendro mengatakan, tantangan kepengurusan PAPPRI periode 2017-2022 tidak ringan. Banyak harapan dari kepemimpinannya, agar PAPPRI menjadi lebih berguna dan bermanfaat, tidak hanya untuk para anggota PAPPRI, tetapi untuk seluruh pelaku musik dan masyarakat Indonesia.

"Tantangan kepengurusan PAPPRI di periode 2017-2022 tidak ringan, namun berangkat dari apa yang saya tahu dan apa yang saya lihat. Para seniman musik, penyanyi, pencipta lagu dan para  tokoh tokoh musik di luar sana bisa hidup layak. Tapi yang terjadi di kita jauh dari itu, kalaupun ada bisa dihitung dengan jari, atau malah nyaris tidak ada yang 100% hidup dari musik," ujar Hendro dalam sambutannya.

Menurut Hendro, tantangan PAPPRI tidak sedikit. Seiring perjalanan waktu, banyak PR yang harus diselesaikan, seperti kasus pembajakan, perlunya union artis, perlunya Undang Undang Musik, sertifikasi pekerja musik dan lain-lain. Semuanya ini mendesak untuk segera diwujudkan.  

Hendro berharap, ke depan, PAPPRI dan seluruh kepengurusan periode 2017-2022 harus semakin mengibarkan budaya nasional. Agar para seniman kita bisa bersaing dengan para musisi dari luar, serta tidak terus-menerus terdesak oleh para musisi atau seniman dari luar. 

Di era kepemimpinannya, Hendro berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat para musisi atau seniman kita agar bisa bersaing atau sejajar dengan para seniman lain dari manca negara.

Berikut ini testimoni para Mantan Ketua Umum PAPPRI tentang sosok Jenderal AM. Hendropriyono.

 

Enteng Tanamal (Ketua Umum PAPPRI pertama, sekaligus salah satu pendiri PAPPRI).

Saya yakin, pak Hendropriyono akan mampu membawa kemajuan terhadap PAPPRI. Karena dia seorang pemimpin yang mempunya visi ke depan. Meskipun beliau seorang purnawirawan, namun kesibukan beliau luar biasa, dan di tengah kesibukannya beliau masih bersedia bahkan bersemangat untuk memipin PAPPRI.

Di bawah kepemimpinan Pak Hendro, di kemudian hari PAPPRI bisa lebih baik, karena beliau memiliki segalanya sebagai syarat untuk menjadi seorang pemimpin. Saya berharap PAPPRI di daerah bisa lebih diberdayakan lagi, sebab industri musik di daerah berkembang sangat baik, sehingga perlu dibuat aturan main yang jelas oleh pemda setempat agar bisa mensejahterakan para seniman di daerah yang memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak, dan pak Hendro memiliki kemampuan itu.

 

Dharma Oratmangun (Mantan Ketua Umum PAPPRI ketiga dan Ketua Umum KCI)

Dalam Munas PAPPRI telah memutuskan AM. Hendropriono sebagai ketua umum, saya pikir ini sosok yang tepat. Ketokohan beliau tidak diragukan lagi. Beliau salah satu putra terbaik bangsa Indonesia. Selain itu, beliau seorang pecinta musik, bahkan pencipta lagu juga, karyanya banyak sekali. Oleh karena itu merupakan satu anugrah juga buat PAPPRI dipimpin oleh tokoh yang komplit seperti pak Hendropriyono. 
Saya yakin di tangan beliau PAPPRI bisa lebih baik lagi dan bisa bermanfaat tidak hanya untuk para seniman musik tetapi juga bagi masyarakat Indonesia. Namun demikian kita juga harus sering memberikan masukan yang positif dan konstruktif terhadap beliau, sebab kita tahu beliau memiliki kesibukan yang luar biasa.

Tantowi Yahya (Mantan Ketua Umum PAPPRI keempat dan Dubes RI untuk New Zealand)

PAPPRI membutuhkan sosok pemimpin yang suka musik, punya network yang luas, baik ke pemerintah maupun swasta. Figure ini ada sama Pak Hendropriyono. Jadi saat ini beliau merupakan figur yang paling pas untuk memimpin PAPPRI.

Saya berharap semoga di tahun pertama kepemimpinan, beliau bisa memastikan RUU Musik masuk di Prolegnas DPR RI. Peningkatan kesejahteraan pelaku musik melalui tata kelola kerja sama yang lebih baik ada di RUU tersebut.

Selain itu, Indonesia memerlukan sebuah badan semacem Clearing House artis untuk menyaring artis asing yang masuk ke Indonesia. Saat ini terlalu bebas, sejauh ini belum mendatangkan keuntungan bagi pelaku musik di tanah air. PAPPRI punya peluang untuk menjadi Clearing House tersebut. Juga PAPPRI bisa berpeluang untuk menjadi semacam Union Artist.

--- Simon Leya

Komentar